Olahraga

Wajib Tahu, Ini 7 Manfaat Bersepeda bagi Wanita

Bersepeda merupakan salah satu cabang olahraga yang mudah dilakukan oleh semua orang. Selain menyenangkan, terdapat juga banyak manfaat bersepeda bagi kesehatan, baik secara fisik, maupun mental.

Bagi wanita yang selalu memiliki kesibukan padat, mulai dari mengurus rumah hingga melakukan pekerjaan kantor, bersepeda merupakan olahraga yang cocok. Bersepeda dapat menghilangkan stres serta kejenuhan. Selain itu, terdapat beberapa manfaat bersepeda yang lain, seperti: 

1. Kesehatan Jantung Lebih Terjaga

Sebagai salah satu jenis olahraga kardio, bersepeda dapat menjaga kesehatan jantung. Ini berlaku bagi sepeda biasa ataupun jenis statis yang bisa Anda lakukan di rumah saja. Bersepeda dapat menguatkan otot jantung dan mengoptimalkan sirkulasi darah.

2. Membantu Menurunkan Berat Badan

Bagi para wanita yang ingin menjaga berat badan agar tetap ideal, bersepeda merupakan olahraga yang tepat. Bersepeda dalam waktu 1 jam dengan intensitas sedang, mampu membakar lemak hingga 6000 kalori. Bonus lainnya adalah otot perut, paha, kaki, dan tangan yang lebih kencang. Jadi bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat, bersepeda bisa menjadi solusi.

3. Memperbaiki Postur dan Fungsi Keseimbangan Tubuh

Seiring bertambahnya usia, keseimbangan tubuh dapat menurun. Itulah mengapa seseorang yang berumur akan lebih berisiko mengalami jatuh. Anda bisa mengurangi risiko tersebut dengan rutin bersepeda. Selain itu, bersepeda juga dapat membentuk postur tubuh menjadi lebih baik. 

4. Manfaat Bersepeda dalam Melatih Otot dan Sendi

Manfaat bersepeda berikutnya adalah melatih kekuatan otot, terutama pada tubuh bagian bawah. Selain itu, bagi penderita nyeri sendi, bersepeda dapat mengurangi rasa nyeri Olahraga ini juga tergolong lebih ringan bagi sendi, karena beban tubuh bertumpu pada otot panggul yang berada pada posisi duduk pada sadel.

5. Menjaga dan Memperbaiki Kesehatan Mental

Pesepeda memiliki risiko yang lebih rendah terhadap stres. Hal ini karena dengan bersepeda dapat mengurangi kadar hormon pemicu rasa tertekan, seperti kortisol dan adrenalin. Sebaliknya, melakukan olahraga sepeda justru dapat meningkatkan hormon pereda stres.

Saat bersepeda, tubuh melepaskan hormon dopamin dan endorfin yang menimbulkan rasa bahagia. Hal ini dapat meredakan kecemasan dan depresi yang dialami seseorang. Dengan demikian kesehatan mental menjadi lebih terjaga. Jadi, apabila merasa tertekan, lakukan olahraga bersepeda dengan intensitas sedang.

6. Mencegah Penyakit Diabetes

Salah satu hal yang menyebabkan penyakit diabetes adalah kurang gerak. Lemak dan gula yang menumpuk menyebabkan seseorang terkena gula. Nah, dengan bersepeda secara teratur, tubuh akan bergerak secara optimal sehingga mencegah diabetes. Selain itu, manfaat bersepeda juga dapat membuat produksi hormon insulin tetap stabil.

7. Mengurangi Risiko Mengidap Parkinson

Penyakit Parkinson merupakan kerusakan pada sistem saraf yang bersifat degeneratif. Kondisi ini mempengaruhi otak yang mengontrol sistem gerak tubuh. Rutin melakukan gerak tubuh dengan intensitas sedang dan tinggi dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit tersebut. Bersepeda dengan kecepatan stabil dapat mengurangi risiko seseorang terkena Parkinson.

Melihat berbagai manfaat bersepeda bagi wanita diatas rasanya tidak salah jika Anda mulai melakukannya dari sekarang. Apabila waktu dan kondisi lingkungan tidak memungkinkan, pilihan sepeda statis dapat menjadi solusi. Namun, jika ingin menghirup udara segar dan melihat pemandangan, bersepeda menggunakan sepeda biasa menjadi pilihan tepat.

Hidup Sehat

Pahami Manajemen Perjalanan Sebelum Mendaki Gunung untuk Pemula

Pahami Manajemen Perjalanan Sebelum Mendaki Gunung untuk Pemula

Mendaki gunung dapat dikategorikan sebagai kegiatan yang berisiko tinggi. Namun, bukan berarti aktivitas ini perlu ditakuti atau dihindari. Seseorang perlu melakukan persiapan yang matang agar kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman. Manajemen perjalanan, mungkin, jadi salah satu faktor penting yang perlu dipahami sebelum mendaki gunung untuk pemula.

Pengertian manajemen perjalanan dapat dipersempit sebagai sebuah mekanisme pengelolaan secara sistematis apa-apa saja yang dibutuhkan dalam sebuah aktivitas pendakian. Manajemen perjalan ini wajib dilakukan agar aktivitas di gunung dapat berjalan dengan lancar.

Banyak unsur atau faktor yang harus diperhatikan dalam manajemen perjalanan. Akan tetapi, setidak-tidaknya seseorang harus memenuhi delapan unsur. Siapa saja yang akan melakukan perjalanan, baik mereka yang sudah berpengalaman maupun pemula, harus memperhatikan betul kedelapan unsur-unsur tersebut.

Langsung saja, inilah delapan unsur yang perlu diperhatikan dalam manajemen perjalanan agar mendaki gunung untuk pemula bisa memberikan kesan dan pengalaman yang baik:

  • Tujuan 

Tujuan adalah unsur pertama yang harus dipenuhi dalam manajemen perjalanan. Sebelum mendaki gunung, seseorang haruslah menentukan tujuan ke mana dia akan mendaki. Selain tempat, tujuan ini bisa pula mencakup kegiatan apa yang akan dilaksanakan, bagaimana pelaksanaannya, hingga capaian dari kegiatan tersebut.

  • Riset 

Mudahnya, unsur ini adalah upaya seseorang untuk melakukan pencarian informasi mengenai segala hal yang berkaitan dengan kegiatan yang tengah direncanakan. Dalam kasus mendaki gunung untuk pemula, riset di sini termasuk tingkat kesulitan gunung yang dituju, hingga apakah di sana ada jasa porter, pemandu, atau semacamnya. Sebelum berangkat, carilah informasi sebanyak-banyaknya dan selengkap-lengkapnya mengenai gunung tujuan Anda.

  • Penentuan kepanitian 

Jika Anda berencana mendaki gunung bersama teman-teman, pembagian tugas adalah suatu hal yang penting. Unsur dalam manajemen perjalanan ini jika dilaksanakan dengan baik menjadi jaminan lancarnya kegiatan mendaki Anda. Tentukan siapa yang harus mengurusi perbekalan, siapa yang mengatur akomodasi, dan siapa yang menjadi pemimpin dalam perjalanan kali ini. 

Namun, perlu diingat pula kendati tugas dan kewajiban masing-masing sudah ditangani oleh seseorang, Anda juga perlu melakukan hal yang sama bagi diri Anda sendiri. Hal ini dilakukan agar sewaktu-waktu terjadi hal yang tak diinginkan, Anda tetap dapat memiliki “jaminan”.

  • Perencanaan jadwal

Unsur ini harus memiliki pakem sebagai patokan Anda selama di perjalanan. Mendaki gunung untuk pemula biasanya erat sekali kaitannya dengan permasalahan waktu. Jadi dengan perencanaan jadwal yang jelas, Anda dan rombongan bisa bergerak secara efektif dan efisien.

  • Menyusun rencana teknis

Ini adalah aplikasi atau penerapan dari beberapa unsur manajemen perjalanan yang sudah disebutkan sebelumnya. Rencana teknis mengatur hal-hal mendetail terkait apa yang akan dan harus dilakukan Anda dan tim ketika sudah berada di lapangan, mulai dari pemberangkatan, ketika di gunung, hingga tiba kembali di rumah.

  • Persiapan operasional

Unsur ini berkaitan dengan kemampuan individu. Manifestasi dari unsur manajemen perjalanan ini adalah seperti latihan fisik dan latihan penunjang lain. Matang tidaknya unsur ini dipersiapkan akan memengaruhi bagaimana kondisi Anda dan tim ketika sudah berada di gunung nantinya.

  • Persiapan atau pengumpulan dana

Dekat atau jauhnya tujuan Anda, pendanaan adalah salah satu unsur paling penting untuk membuat aktivitas mendaki gunung sukses. Pendanaan ini nantinya akan memengaruhi jumlah perbekalan, sarana transportasi yang digunakan, hingga hal-hal teknis lainnya.

  • Persiapan logistik

Logistik di sini tidak hanya berkaitan dengan perbekalan atau makanan Anda dan tim selama di gunung. Lebih dari itu, logistik juga termasuk dengan peralatan penunjang individu maupun tim. Persiapkan logistik dengan baik dan mumpuni untuk meminimalisir segala macam risiko yang akan dihadapi, terlebih ingatlah selalu jika perjalanan kali ini adalah mendaki gunung untuk pemula.

Unsur-unsur di atas sebisa mungkin harus dipenuhi oleh siapapun yang ingin melakukan pendakian. Khusus mendaki gunung untuk pemula, manajemen perjalanan yang baik mungkin belum menjamin seratus persen keselamatan Anda dan tim. Upayakan selalu untuk mengajak serta setidaknya satu orang yang sudah pernah melakukan pendakian, apalagi jika tujuan Anda dan tim adalah gunung-gunung yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.