Tips

Cara Efektif Mengatasi Penyebab Susah Tidur

Sering merasa susah tidur? Sudah menghitung domba hingga ratusan ekor, tetapi tidak dapat tertidur juga? Keadaan seperti ini tentu sangat menyebalkan mengingat kita sangat butuh tidur berkualitas agar dapat beraktivitas dengan maksimal di keesokan hari. Nah, jika kejadian susah tidur ini telah lama berlangsung dan mengganggu aktivitasmu, maka segeralah konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter.

Tidur cukup waktu dan berkualitas sangatlah penting untuk dilakukan. Jika hal ini tidak dapat tercapai, tidak hanya rasa lelah yang akan didapatkan, kesehatan fisik, mental dan cara berpikirmu juga akan terganggu karenanya.

Gangguan tidur secara umum yang biasanya terjadi

Pada kenyataannya, ada berbagai macam gangguan tidur yang umumnya terjadi pada seseorang, di antaranya:

  • Insomnia adalah kondisi di mana seseorang sulit untuk tertidur atau tetap terjaga dalam tidur.
  • Sleep apnea adalah terhentinya nafas sejenak selama tertidur. Gangguan tidur ini sering menyebabkan penderitanya mudah terbangun di malam hari.
  • Parasomnia yaitu kelompok gangguan tidur yang ditandai dengan munculnya perilaku abnormal selama tidur, seperti tidur berjalan (sleep walking), mengigau, mimpi buruk, atau bahkan mengompol.
  • Sindrom restless leg yang ditandai dengan bergeraknya kaki secara terus-menerus selama seseorang sedang tertidur.
  • Narkolepsi terjadi saat kamu sering merasa kesulitan menahan rasa kantuk pada siang hari. Kamu bisa tiba-tiba merasa kelelahan dan langsung tertidur, padahal hari masih siang.

Penyebab susah tidur yang dapat timbul

Beberapa faktor yang menjadi penyebab seseorang mengalami kesulitan tidur, antara lain:

  • Alergi dan gangguan pernapasan

Seseorang cenderung akan mengalami kesulitan untuk tidur, apabila ia memiliki alergi terhadap sesuatu, seperti kaligata yang menimbulkan rasa gatal. Selain itu, gangguan infeksi saluran pernapasan atas, flu, atau pilek, juga menjadi alasan kuat mengapa seseorang susah tidur.

  • Nokturia

Nokturia adalah kondisi ketika seseorang buang air kecil secara intens pada malam hari ketika sedang tidur. Tanpa disadari, kebiasaan ini akan mengganggu kualitas tidurmu.

  • Menderita penyakit kronis

Penyakit kronis seperti sakit tulang, ginjal, atau jantung dapat menjadi pemicu susah tidur. Peradangan pada sendi, sindrom kelelahan kronis, sakit kepala yang tak kunjung sembuh, dan nyeri punggung secara terus-menerus juga akan mengganggu tidur malammu.

  • Stres dan gelisah

Perasaan cemas berlebih hingga menimbulkan beban pikiran dan stres dan rasa juga memberikan dampak signifikan terhadap kualitas tidur.

Pertolongan awal untuk mengatasi susah tidur

Apabila kamu ingin mengobati gangguan tidurmu dengan obat-obatan, akan lebih baik apabila hal tersebut dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Beberapa hal yang akan diberikan dokter, antara lain:

  • obat tidur.
  • Suplemen melatonin.
  • Obat untuk masalah yang memicu sulit tidur.
  • Alat bantu pernapasan atau prosedur operasi.

Dengan pemberian obat di atas, diharapkan kamu sudah tidak merasa kesulitan untuk tidur dan kualitas tidurmu akan lebih baik lagi, ya.