Uncategorized

Mulai MPASI dengan Rekomendasi Bubur Milna Usia 6 Bulan

Menginjak usia enam bulan ke atas, Anda sudah bisa memberikan Makanan Pendamping ASI (MPASI) untuk anak. Pasalnya, pada usia tersebut kebutuhan ASI atau susu formula saja tidak lagi mencukupi, sehingga Anda perlu memberikan makanan tambahan untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. 

Salah satu MPASI yang patut Anda coba adalah bubur Milna. Produk yang sudah menjadi andalan banyak ibu ini memiliki banyak variasi rasa untuk buah hati yang baru memulai tahap MPASI. Berikut ini rekomendasi bubur Milna untuk anak usia 6 bulan ke atas.

Bubur Milna 

Milna bubur bayi, merupakan MPASI dengan formula MILGROW yang membantu tumbuh kembang si kecil lebih optimal. Bubur Milna ini menunjang kebutuhan energi si kecil yang aktif setiap hari dan menunjang kemampuan motoriknya. Selain itu, bubur Milna mengandung nutrisi dan gizi dalam zat mikronutrien (vitamin & mineral) yang sangat baik untuk tumbuh kembang si kecil. 

Bubur Milna juga menunjang perkembangan kognitif si kecil di 1000 hari pertama kehidupannya. Waktu tersebut sangat penting, sehingga harus diberikan nutrisi serta gizi yang tinggi omega 3& 6, zat besi, AA & DHA, dan yang lainnya.

1. Bubur Milna Regular 

Bubur Milna regular memiliki beberapa varian rasa seperti berikut:

Pumpkin honey

Keunggulan:

– Terdiri dari makronutrien (karbohidrat, protein, lemak) dan mikronutrien (vitamin & mineral)

– DHA untuk perkembangan otak.

– Prebiotik (FOS) untuk kesehatan saluran pencernaan.

– Tinggi kalsium untuk pertumbuhan tulang dan gigi.

– 12 Vitamin & 10 Mineral – untuk menunjang pertumbuhan.

Banana

– Diproses secara alami tanpa pestisida, pengawet dan bahan kimia pabrikan lainnya untuk makanan bayi yang baik dan sehat.

– Tinggi protein.

– Tinggi serat.

– Tinggi kalsium.

– Omega 3 & 6.

– Kaya Zn & Fe.

– 12 vitamin dan mineral.

Brown rice

– Bebas kasein (protein susu)  dan gluten (protein gandum)

– Protein dari daging ayam murni/protein kedelai dan mudah dicerna

– 12 vitamin dan 8 mineral

Beef & broccoli

– Diproses secara alami tanpa pestisida, pengawet dan bahan kimia pabrikan lainnya untuk makanan bayi yang baik dan sehat.

– Tinggi protein.

– Tinggi serat.

– Tinggi kalsium.

– Omega 3 & 6.

– Kaya Zn & Fe.

– 12 vitamin dan mineral.

Chicken liver & spinach

– Diproses secara alami tanpa pestisida, pengawet dan bahan kimia pabrikan lainnya untuk makanan bayi yang baik dan sehat.

– Tinggi protein.

– Tinggi serat.

– Tinggi kalsium.

– Omega 3 & 6.

– Kaya Zn & Fe.

– 12 vitamin dan mineral.

Chicken Soup with Carrot

– Diproses secara alami tanpa pestisida, pengawet dan bahan kimia pabrikan lainnya untuk makanan bayi yang baik dan sehat.

– Tinggi protein.

– Tinggi serat.

– Tinggi kalsium.

– Omega 3 & 6.

– Kaya Zn & Fe.

– 12 vitamin dan mineral.

2. Bubur Milna Organik 

Bubur Milna organik memiliki beberapa varian rasa seperti berikut:

Banana

– Diproses secara alami tanpa pestisida, pengawet dan bahan kimia pabrikan lainnya untuk makanan bayi yang baik dan sehat.

– Tinggi protein.

– Tinggi serat.

– Tinggi kalsium.

– Omega 3 & 6.

– Kaya Zn & Fe.

– 12 vitamin dan mineral.

Mung Bean

– Diproses secara alami tanpa pestisida, pengawet dan bahan kimia pabrikan lainnya untuk makanan bayi yang baik dan sehat.

– Tinggi protein.

– Tinggi serat.

– Tinggi kalsium.

– Omega 3 & 6.

– Kaya Zn & Fe.

– 12 vitamin dan mineral.

Brown rice

– Diproses secara alami tanpa pestisida, pengawet dan bahan kimia pabrikan lainnya untuk makanan bayi yang baik dan sehat.

– Tinggi protein.

– Tinggi serat.

– Tinggi kalsium.

– Omega 3 & 6.

– Kaya Zn & Fe.

– 12 vitamin dan mineral.

3. Bubur Milna Wgain

Bubur Milna Wgain memiliki beberapa varian rasa seperti berikut:

Chicken and Spinach

– Perpaduan antara protein ayam dan whey berkualitas tinggi, serta minyak kelapa yang mudah diserap dan dicerna oleh tubuh untuk menambah berat badan bayi.

– Minyak kelapa mengandung lemak MCT yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.

– Protein tinggi dari daging ayam merupakan komponen penting dalam tumbuh kembang anak.

– Omega 3 dan 6 untuk mendukung perkembangan otak anak.

– 12 Vitamin dan 8 Mineral untuk mendukung proses tumbuh kembang bayi yang optimal.

– Tanpa pengawet dan pewarna makanan. Proses produksi meminimalkan jumlah oksigen dan air untuk mencegah pertumbuhan bakteri dalam jangka waktu yang lama.

Chicken and Vegetables

– Perpaduan antara protein ayam dan whey berkualitas tinggi, serta minyak kelapa yang mudah diserap dan dicerna oleh tubuh untuk menambah berat badan bayi.

– Minyak kelapa mengandung lemak MCT yang mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.

– Protein tinggi dari daging ayam merupakan komponen penting dalam tumbuh kembang anak.

– Omega 3 dan 6 untuk mendukung perkembangan otak anak.

– 12 Vitamin dan 8 Mineral untuk mendukung proses tumbuh kembang bayi yang optimal.

– Tanpa pengawet dan pewarna makanan. Proses produksi meminimalkan jumlah oksigen dan air untuk mencegah pertumbuhan bakteri dalam jangka waktu yang lama.

Cara menyajikan bubur Milna

Anda dapat menyajikan varian rasa dan jenis bubur Milna dengan cara berikut:

– Tuangkan air panas sesuai dengan saran penyajian ke dalam mangkok.

– Masukan Milna bubur bayi sesuai dengan takaran.

– Aduk hingga bubur menjadi lembut dan tidak menggumpal.

Berikan bubur Milna sesuai dengan usia bayi. Pada tahap pengenalan >6 bulan, sebaiknya berikan 1x sehari, dengan takaran saji 25 gram (2.5 sendok) dan perbandingan air/susu formula/ASI sebanyak 80ml. Sedangkan untuk tahap pemula 6<,  sebaiknya berikan 2x sehari, dengan takaran saji 50 gram (5 sendok) dan perbandingan air/susu formula/ASI sebanyak 160ml.

Uncategorized

Kenali 3 Jenis Susu Formula untuk Bayi

Dapat memberikan ASI eksklusif kepada buah hati menjadi impian setiap ibu. Kandungan nutrisi yang terdapat pada ASI sangat baik untuk tumbuh kembang bayi. Namun, ada beberapa kondisi yang menyebabkan bayi harus diberikan susu formula.

Dilansir dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), berikut beberapa kondisi bayi yang harus menerima susu formula.

1. Bayi Mengalami Galaktosemia

Galaktosemia adalah suatu kondisi dimana tubuh tidak dapat memproses galaktosa menjadi energi. Bayi yang terlahir dengan galaktosemia tidak dianjurkan untuk menerima ASI sebab kandungan laktosa pada ASI sangat tinggi. Pemberian susu formula pun tidak boleh sembarangan, harus yang bebas laktosa.

Salah satu solusi dari kondisi ini adalah dengan memberikan susu formula berbahan soya atau kacang kedelai pada bayi.

2. Bayi Prematur

Bayi yang lahir kurang bulan atau prematur juga memerlukan susu formula sebagai tambahan nutrisinya sebab bayi prematur membutuhkan kalori, lemak, dan protein yang lebih banyak.  

Meskipun ASI ibu yang melahirkan prematur tetap mengandung kalori, lemak, dan protein, namun ASI tersebut belum mencapai masa ASI matur atau matang yang membutuhkan waktu sekitar 3-4 minggu.

Oleh karena itu, sebaiknya bayi prematur diberi asupan susu formula juga agar bayi tidak kekurangan nutrisi.

3. Kondisi Ibu yang Tidak Memungkinkan untuk Memberi ASI

Kondisi lain yang mengharuskan pemberian susu formula pada bayi adalah kondisi ibu yang memang tidak memungkinkan untuk memberi ASI kepada bayinya, seperti ibu yang menderita HIV,  Human T-lymphotropic Virus (HTLV) tipe 1 dan tipe 2 yang bisa menular lewat ASI, dan  penderita Citomegalovirus (CMV) yang melahirkan prematur.

Selain itu, ibu yang sedang menjalani pengobatan seperti psikoterapi jenis penenang, anti epilepsi juga tidak dianjurkan untuk memberikan ASI. 

Jenis-jenis Susu Formula

Selain galaktosemia, kelainan metabolik seperti Maple syrup urine disease dan Fenilketonuria juga menyebabkan bayi harus menerima asupan nutrisi dari susu formula. Dalam pemberiannya pun tidak boleh sembarangan, pastikan Anda sudah memilih susu formula dengan jenis yang tepat sesuai dengan kondisi bayi, seperti susu formula yang berbahan soya diperuntukkan untuk bayi dengan kelainan galaktosemia. 

Berikut jenis-jenis susu formula yang bisa menjadi referensi Anda dalam menentukan susu yang tepat sesuai kondisi bayi.

  1. Susu Sapi

Susu sapi adalah jenis susu formula yang paling sering dan mudah ditemukan. Susu formula jenis ini sudah dimodifikasi sedemikian rupa sehingga mudah dicerna oleh bayi. Susu sapi kaya akan protein, seperti kasein dan whey protein yang bagus untuk tumbuh kembang bayi. Akan tetapi, pada sebagian bayi kandungan protein pada susu sapi tersebut justru menyebabkan alergi sehingga harus memilih susu formula jenis lain.

  1. Susu Soya

Susu formula berbahan soya ini biasanya dijadikan alternatif lain untuk bayi yang alergi dengan susu sapi maupun mengalami kelainan metabolik seperti galaktosemia. Namun, tenang saja nutrisi pada susu soya sama dengan susu sapi.  

  1. Hydrolyzed atau Hypoallergenic

Susu formula jenis ini adalah susu sapi yang proteinnya sudah dihidrolisis atau dipecah menjadi partikel yang kecil sehingga aman untuk dikonsumsi oleh bayi. 

Susu formula terhidrolisis ini terdiri dari dua jenis, yaitu formula terhidrolisis sebagian dan formula terhidrolisis ekstensif. Susu formula yang terhidrolisis sebagian adalah susu yang kandungan proteinnya hanya dipecah sebagian sehingga tubuh masih bisa mengenali sebagai protein sapi. Bayi atau anak kecil yang memiliki alergi terhadap protein susu sapi kurang dianjurkan untuk mengonsumsi susu jenis ini. Sedangkan susu formula yang terhidrolisis ekstensif adalah susu yang kandungan proteinnya sudah dipecah menjadi ukuran yang lebih kecil sehingga tubuh tidak mengenalinya sebagai protein susu sapi dan aman untuk dikonsumsi bayi maupun anak kecil yang alergi susu sapi.

Perlu diingat bahwa susu yang sudah terhidrolisis rasanya tidak akan seenak susu sapi. Rasa manisnya akan berkurang. Selain itu, harganya juga cenderung lebih mahal karena proses pembuatannya yang lebih rumit. Namun, dari segi nutrisi tetap sama seperti susu formula lainnya.

Itulah beberapa jenis susu formula untuk bayi. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter agar memilih susu formula yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan bayi Anda. 

Sumber:

https://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/pemberian-susu-formula-pada-bayi-baru-lahir
https://www.popmama.com/baby/0-6-months/ramanda-mahardini/kondisi-bayi-baru-lahir-yang-boleh-diberikan-susu-formula/5
https://www.whattoexpect.com/toddler-nutrition/soy-milk-for-children.aspx
https://www.nutriclub.co.id/article-alergi/kesehatan/informasi/mengenal-susu-formula-terhidrolisis
https://www.sehatq.com/artikel/kenali-susu-hipoalergenik-untuk-bayi-yang-memiliki-alergi-susu-formula-biasa
Uncategorized

Jangan Keliru, Ini Cara Memakai Popok Bayi Terbaik

Bagi orang yang belum terbiasa, memakaikan popok pada bayi bukanlah hal yang mudah. Meskipun Anda sudah memilihkan jenis popok bayi terbaik, tapi jika Anda tidak bisa memasangkan popok tersebut dengan tepat, hasilnya pun tidak akan maksimal.

Karena itu, sebagai orang tua, Anda harus tahu cara yang paling tepat dalam memakaikan popok pada bayi. 

Cara memasang popok bayi terbaik

Supaya Anda tidak keliru, berikut ini langkah-langkah yang tepat dalam memakaikan popok pada bayi:

  • Posisikan bayi di alas datar

Pastikan Anda memposisikan bayi Anda dalam posisi terlentang di atas bidang yang datar. Ini bisa dilakukan di lantai maupun di atas meja, atau di tempat tidur. Tapi, jangan lupa untuk melapisi alas tersebut dengan kain atau handuk terlebih dahulu.

Memilih alas yang datar memudahkan Anda untuk mengganti popok bayi. Bayi pun tidak akan mudah jatuh dalam posisi ini. 

  • Lepaskan pakaian dan popok bayi

Sekarang, waktunya untuk melepaskan pakaian bayi satu per satu. Anda tidak perlu melepas baju bayi, tapi pastikan baju diangkat hingga ke ketiak bayi untuk menghindari kemungkinan kotoran pada popok terkena ke baju.

Lepaskan popok yang kotor. Berhati-hatilah agar posisi popok tetap lurus guna meminimalisir kemungkinan isi popok tumpah ke area lain. Lipat popok ke bawah supaya Anda bisa memegang bagian luar popok yang tidak kotor.

  • Bersihkan bayi sepenuhnya

Setelah melepaskan popok, segera bersihkan bagian tubuh bayi Anda. Gunakan tisu basah dan usap secara perlahan dari depan ke belakang. 

Pastikan Anda sudah membersihkan semua area lipatan bayi. Jangan sampai ada area lipatan yang terlewat, khususnya pada bayi perempuan.

  • Beri jeda sebelum memakai popok baru

Memakai popok terus-menerus setiap saat bisa menyebabkan ruam pada kulit bayi. Sebaiknya, setelah melepas popok lama, biarkan bayi bersantai sejenak tanpa menggunakan popok.

Meskipun Anda memakai brand popok bayi terbaik sekalipun, ruam ini tetap tidak bisa dihindari, terlebih jika pemakaian popok dilakukan dalam jangka waktu yang lama. 

Persiapan untuk mengganti popok bayi

Ketika akan mengganti popok bayi, pastikan Anda sudah mempersiapkan diri. Pastikan juga bahwa semua peralatan yang dibutuhkan sudah lengkap dan mudah dijangkau oleh tangan Anda ketika akan mengganti popok bayi. Berikut ini beberapa persiapan yang perlu Anda perhatikan:

  • Popok baru

Tentunya, Anda tidak boleh lupa menyiapkan popok baru untuk mengganti popok lama yang sudah kotor. Pastikan popok baru berada di lokasi yang tak jauh dari posisi bayi Anda supaya bisa diakses dengan mudah nantinya.

  • Tisu basah

Tisu basah sangat diperlukan untuk membersihkan tubuh bayi Anda. Biasanya, kotoran bayi masih bisa menempel dan tersisa di beberapa area tubuh bayi, seperti di pantat. Di sinilah tisu basah memiliki peran yang sangat penting.

  • Krim pelembab

Meskipun sudah menggunakan popok bayi terbaik, bayi masih bisa mengalami ruam pada kulit akibat pemakaian popok dalam jangka waktu lama. Jika melihat adanya tanda-tanda ruam, gunakan krim pelembab untuk melindungi kulit bayi Anda. 

  • Pakaian baru

Anda perlu mengganti pakaian bayi Anda setelah mengganti popok. Secara khusus, ini perlu dilakukan apabila kotoran pada popok bayi mengalami kebocoran.

Perhatikanlah langkah-langkah di atas ketika akan mengganti popok bayi Anda. Pilihlah popok bayi terbaik agar proses mengganti popok bisa dilakukan dengan mudah dan nyaman.

Sumber:

https://www.healthline.com/health/baby/how-to-change-a-diaper#step-by-step
https://www.nhs.uk/conditions/baby/caring-for-a-newborn/how-to-change-your-babys-nappy/
https://parenting.firstcry.com/articles/brand-7-things-to-consider-when-picking-a-diaper-for-your-baby/
Uncategorized

Merries Pants dan Kado Berguna untuk Ibu Melahirkan

Pernahkah Anda membayangkan memberikan sekotak Merries Pants atau selusin popok kain untuk ibu yang baru melahirkan. Kado tersebut memang terlihat kurang “mewah”. Namun ternyata, kemewahan bukanlah kebutuhan utama seorang ibu baru. 

Tidak jarang barang-barang yang terkesan aneh untuk dijadikan kado justru menjadi sangat berguna bagi ibu yang baru melahirkan. Barang-barang yang berguna untuk ibu baru pun bisa jadi terkesan aneh bagi Anda. 

Penasaran apa saja kado unik dan berguna yang bisa diberikan kepada ibu yang baru melahirkan? Berikut ini adalah beberapa inspirasinya untuk Anda yang sedang bingung memilih kado untuk sahabat ataupun kerabat yang baru melakukan persalinan. 

Perlengkapan Bayi 

Anda mungkin berpikir bahwa sebagai orang tua baru, semua kebutuhan si kecil pasti sudah tersedia. Perlengkapan bayi pun bukan lagi pilihan untuk menjadi kado bagi ibu yang melahirkan. Siapa bilang? Nyatanya, jika diberikan perlengkapan bayi, tidak ada ibu yang sanggup menolak. Perlengkapan bayi tidak selalu baju. Anda dapat memberikan perlengkapan mandi ataupun perlengkapan menyusui untuk memenuhi kebutuhan si kecil yang tiada habisnya. 

Baju Menyusui 

Ibu yang baru melahirkan pasti akan sangat senang ketika membuka kado berisi baju menyusui. Baju ini memudahkannya untuk menyusui sang buah hati di mana dan kapan pun dengan privasi yang terjaga. Apalagi, saat ini sudah banyak model baju menyusui yang trendi, namun tetap nyaman. Anda bisa membungkus 1—2 model baju menyusui yang cocok untuk sang ibu sebagai kado persalinan. 

Popok Bayi 

Memberikan popok bayi sekali pakai, seperti Merries Pants, juga bisa loh menjadi pilihan bijak untuk kado ibu baru. Bagaimanapun, kebutuhan popok bayi akan terus berlangsung dan sangat banyak. Mendapat subsidi beberapa karton popok bayi dari Anda akan sangat membantu! Carilah popok bayi unutk ukuran bayi baru lahir. Lebih baik lagi jika Anda memilihkan popok bayi dengan model perekat yang lebih cocok untuk newborn.  

Celana Yoga 

Ibu baru melairkan membutuhkan celana yang longgar agar lebih nyaman untuk bergerak. Celana oga adalah pilihan yang pas untuk dijadikan kado persalinannya. Selain nyaman dipakai untuk sehari-hari, celana yoga dapat membantu mendukung postur tubu ibu agar lebih tegap. Selain itu, celana yoga nantinya dapat dipergunakan untuk berolahraga guna mengembalikan bentuk tubuh seperti sebelum melahirkan. 

Camilan 

Ibu yang baru melahirkan membutuhkan nutrisi dan kalori yang tinggi untuk pemulihan. Tidak hanya itu, kalori yang lebih juga diperlukan untuk menunjang produksi ASI-nya. Tidak ada salahnya Anda memberikan sekeranjang camilan sebagai kado persalinan. Dia pasti akan senang dan langsung memakannya! Sedikit saran, ingat-ingat kesukaan camilan dari ibu yang baru melahirkan tersebut. Berikanlah camilan yang benar-benar disukainya. 

Voucher Belanja 

Kebutuhan ibu yang baru melahirkan sangatlah banyak. Itu mulai dari kebutuhan bayi sampai kebutuhan perawata pasca peralinan. Anda bisa membantu mereka dengan memberikan kado berupa voucher belanja. Kado ini akan membuat mereka lebih leluasa berbelanja barang kebutuhan si kecil dan dirinya sendiri. 

Alat Kebersihan 

Rumah berantakan setelah ada bayi? Itu sudah pasti! Makanya, tidak akan ada ibu yang menolak ketika diberikan kado alat kebersihan elektronik yang bisa membantu membersihkan rumah. Membelikannya vacuum cleaner atau robot pembersih lantai dapat menjadi kado yang spesial dan sulit dilupakan karena saking bergunanya. 

*** 

Jadi kira-kira apa yang mau Anda berikan untuk ibu yang baru melahirkan? Popok Merries Pants pun tenyata ide yang brilian, bukan? 

Reference 

https://toko.sehatq.com/produk/merries-baby-diaper-pants-m-28s
https://www.signupgenius.com/home/gifts-for-new-moms.cfm
https://www.realsimple.com/holidays-entertaining/gifts/for-her/best-gifts-for-new-moms
https://happyyouhappyfamily.com/new-mom-gifts/