Kesehatan Gigi

Perhatikan Jaringan dalam Anatomi Gigi Manusia agar Kesehatan Gigi Terjaga

Gigi merupakan bagian dari tubuh manusia yang memiliki bagian yang paling keras yang disebut sebagai enamel. Semuanya ada dalam anatomi gigi kita. Karena kerasnya gigi tersebut, gigi digunakan untuk identifikasi korban kecelakaan dengan melihat rekam medis pada gigi tersebut.

Seperti apakah anatomi gigi manusia?

Informasi detail mengenai jaringan-jaringan yang berfungsi membentuk gigi manusia dan jaringan pendukung gigi dijelaskan sebagai berikut:

  1. Enamel merupakan lapisan terluar dari gigi yang berfungsi memberikan warna pada gigi. Enamel bersifat sangat keras dan berada di lapisan terluar gigi. Enamel juga berfungsi melindungi lapisan-lapisan lain yang berada di bawahnya. Nah, apabila enamel rusak akibat infeksi bakteri atau cedera, proses tambal gigi merupakan cara untuk mengembalikan enamel ke kondisi seperti semula.
  2. Dentin terletak di bawah enamel dan memiliki konsistensi yang lebih lunak. Dentin sangat sensitif terhadap nyeri, rasa dingin, dan angin karena ia terhubung dengan saraf-saraf dari gigi. Rasa nyeri akibat sakit gigi umumnya disebabkan karena lubang yang sudah mencapai lapisan dentin.
  3. Pulpa atau saraf gigi terletak di bagian tengah gigi yang memanjang hingga mencapai akar gigi. Apabila terdapat kerusakan yang mencapai pada lapisan ini, dapat dikatakan bahwa gigi dalam kondisi terparah dan membutuhkan tindakan pencabutan atau perawatan saluran akar gigi.
  4. Gusi merupakan jaringan pendukung gigi yang terlihat di dalam rongga mulut dan memiliki tekstur lembut. Gusi menutupi bagian bawah mahkota gigi yang tidak terlindungi oleh enamel. Rangsangan pada daerah gusi terasa lebih sensitif terhadap nyeri. Gusi memiliki fungsi untuk mencegah bakteri masuk ke sela-sela gigi dan merusak gigi dari dalam.
  5. Tulang alveolar yang merupakan jaringan pendukung gigi yang berfungsi sebagai tempat tertanamnya gigi. Terdapat bagian padat dari tulang ini (lamina dura) yang menempel pada sementum di dasar akar dekat dengan ligamen periodontal.
  6. Sementum yang merupakan lapisan yang menutupi akar gigi. Sementum berfungsi memperkuat posisi akar gigi yang tertanam di tulang alveolar dan tertutup gusi dengan cara menempel ke serat-serat kolagen di ligamen periodontal.
  7. Ligamen periodontal yang merupakan jaringan ikat khusus dan melekatkan sementum dengan tulang alveolar. Ligamen periodontal bekerja sama dengan sementum dan tulang alveolar untuk mempertahankan kekuatan gigi.

Untuk tetap mempertahankan fungsi jaringan-jaringan di gigiĀ  agar tetap optimal, selalu lakukan kontrol gigi setidaknya enam bulan sekali ke dokter gigi. Jangan lupa untuk menggosok gigi setidaknya dua kali sehari dengan benar serta menggunakan dental floss sehari sekali atau berkumur dengan obat kumur secara rutin untuk menjaga kesehatan mulut, gusi, dan gigi. Menghindari kebiasaan seperti merokok dan mengkonsumsi minuman bersoda juga berperan dalam menunjang kesehatan gigi dan mulut.