Hidup Sehat

Kenali Penyebab dan Cara Mengobati Sakit Kepala Belakang

Sakit kepala bisa muncul di beberapa tempat atau seluruh bagian kepala. Terkadang rasa sakit bisa muncul di area atas mata dan telinga, bagian kepala depan, kepala atas, dan juga kepala belakang. Jenis sakit kepala yang paling umum dialami oleh orang-orang yaitu sakit kepala cluster, tegang, dan migrain. Jika sakit kepala belakang muncul, Anda perlu mengetahui penyebab serta cara mengobatinya sehingga rasa sakit bisa diatasi. Berikut penjelasan lengkapnya. 

Penyebab sakit kepala belakang

Sakit kepala belakang bisa disebabkan oleh beberapa hal dan berbeda pada masing-masing orang. Berikut ini merupakan beberapa penyebab sakit kepala belakang yang sebaiknya Anda ketahui. 

  1. Migrain atau tegang 
  2. Postur tubuh buruk
  3. Arthritis
  4. Herniated disks
  5. Neuralgia oksipital
  6. Stress
  7. Aktivitas fisik berlebihan

Jenis obat sakit kepala belakang

Untuk meredakan sakit kepala belakang Anda bisa mengonsumsi beberapa obat tertentu. Berikut ini merupakan beberapa obat sakit kepala belakang yang direkomendasikan. Akan tetapi, pastikan Anda menggunakannya dengan dosis yang tepat dan disesuaikan dengan penyebab sakit kepala belakang yang dirasakan.  

  1. Aspirin

Untuk meredakan sakit kepala belakang akibat kepala tegang, Anda dapat mengonsumsi aspirin. Beberapa kondisi perlu menghindari konsumsi aspirin sebab lebih berisiko seperti anak-anak atau remaja yang sedang demam, flu, maupun cacar air. 

  1. Ibuprofen

Obat antiperadangan yang sering digunakan untuk meredakan nyeri adalah ibuprofen. Obat ini dapat membantu mengatasi sakit kepala belakang. Akan tetapi beberapa orang dengan kondisi tertentu perlu menghindari penggunaan ibuprofen seperti pengidap asma, penderita gangguan lambung, penderita alergi obat golongan AINS, serta ibu hamil pada trisemester akhir. 

  1. Paracetamol

Selain ibuprofen, paracetamol juga dapat Anda gunakan untuk mengatasi sakit kepala belakang. Obat paracetamol mudah didapatkan sebab dapat dibeli tanpa menggunakan resep dari dokter. 

  1. Indomethacin

Untuk sakit kepala karena stress fisik atau migrain, Anda dapat mengatasinya dengan menggunakan obat indomethacin. Akan tetapi, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda menggunakannya sebab obat ini dapat menimbulkan beberapa efek samping jika aturan pakainya salah.

  1. Triptan 

Golongan obat triptan dibuat khusus untuk mengatasi sakit kepala sebelah. Apabila sakit kepala belakang yang Anda rasakan hanya separo sisi saja, maka obat ini bisa membantu. Golongan obat triptan mencakup zoimitriptan dan sumatriptan. Penggunaan obat ini membutuhkan resep dokter. 

Gejala penyerta sakit kepala belakang

Anda perlu segera periksa ke dokter apabila beberapa gejala menyertai sakit kepala belakang yang muncul. Gejala penyerta tersebut bisa menjadi indikasi bahwa terdapat kondisi medis yang lebih serus dan perlu segera dilakukan pengecekan. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai di antaranya: 

  1. Rasa sakit terlalu ekstrim dan muncul tiba-tiba
  2. Kejang
  3. Penglihatan terganggu
  4. Demam dan leher kaku
  5. Ruam
  6. Sakit berhari-hari dan tidak membaik setelah diberikan obat
  7. Gangguan ingatan 
  8. Sulit fokus
  9. Perubahan perilaku
  10. Sakit kepala karena terbentur atau jatuh
  11. Tubuh terasa kebas
  12. Kesulitan berbicara

Selain menggunakan obat sakit kepala belakang, Anda juga bisa meredakan rasa sakit dengan beberapa cara lain seperti istirahat di ruang gelap, menggunakan minyak esensial, memijat kepala, konsumsi kafein, atau minum teh jahe. Berbagai cara tersebut alami dan aman untuk diterapkan. Akan tetapi jika rasa sakit sudah tidak tertahankan sebaiknya Anda tetap minum obat. Jika sakit terus berlanjut, baiknya kunjungi dokter agar mendapatkan penanganan medis lanjutan. Anda juga dapat berkonsultasi seputar sakit kepala yang Anda rasakan melalui aplikasi SehatQ.