Hidup Sehat

Javara, Minyak Goreng Non-Aroma yang Menyehatkan

Minyak goreng didapat dari mengekstrak lemak nabati maupun hewani. Minyak goreng yang digunakan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia terbuat dari kelapa sawit, yang 50 persennya mengandung asam lemak jenuh. 

Ada juga minyak goreng kelapa dengan kandungan asam lemak jenuh hingga 90%, salah satunya adalah minyak goreng Javara. Minyak goreng dengan kandungan asam lemak jenuh memiliki keunggulan dibandingkan dengan minyak goreng lainnya. Sifatnya stabil dan tidak mudah berubah membuatnya cocok digunakan untuk pemanasan dengan suhu tinggi. 

Simak keunggulan memasak menggunakan Minyak Goreng Kelapa Javara berikut ini. 

Apa itu minyak goreng Javara?

Javara merupakan minyak goreng yang terbuat dari 100% daging kelapa asli yang tidak memiliki aroma dan memiliki titik asap yang tinggi. Minyak ini cocok digunakan untuk membuat hidangan apapun, mulai dari menggoreng, menumis, atau memanggang dengan suhu tinggi.

Manfaat memasak dengan minyak goreng kelapa

Minyak Goreng Kelapa Javara merupakan pilihan sehat untuk memasak sehari-hari. Minyak kelapa mengandung sekitar 90% asam lemak jenuh. Namun, asam lemak jenuh yang terkandung dalam minyak kelapa unik karena sekitar 40% dari kandungan lemaknya terdiri dari asam laurat dan asam lemak rantai menengah atau trigliserida rantai menengah (MCT). 

Karena dua kandungan asam lemak jenuh unik tersebut, minyak Javara cocok digunakan untuk memasak dengan suhu tinggi karena tahan terhadap oksidasi tingkat tinggi. 

Adapun dalam segi kesehatan, MCT cenderung langsung menuju hati dan tubuh menggunakannya sebagai sumber enerti cepat atau mengubahnya menjadi keton. 

Berikut ini beberapa manfaat memasak dengan minyak goreng kelapa Javara:

  1. Meningkatkan kolesterol baik

Penelitian menemukan bahwa asam laurat yang terkandung dalam minyak kelapa dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kolesterol darah total. Bahkan jika dibandingkan dengan minyak zaitun dan mentega, peningkatan kolesterol HDL dari mengonsumsi minyak kelapa lebih signifikan.

Kadar kolesterol HDL yang lebih tinggi dibandingkan kolesterol LDL membantu menurunkan risiko penyakit jantung. 

  1. Membantu menurunkan berat badan

Beberapa penelitian menemukan bahwa kandungan asam lemak rantai menengah yang ada pada minyak kelapa bisa membantu menurunkan berat badan pada pasien obesitas. Menambahkan minyak kelapa murni, seperti Javara, ke dalam sarapan akan mengurangi nafsu makan sehingga pola makannya menjadi lebih terkontrol. 

Selain itu, MCT dalam minyak kelapa juga berfngsi meningkatkan pembakaran kalori. Namun perlu penelitian lebih dalam mengenai manfaat ini. Di sisi lain, minyak kelapa juga tinggi kalori sehingga bisa meningkatkan berat badan dengan mudah jika digunakan dalam jumlah besar.

  1. Mendukung gaya hidup sehat

Menggunakan minyak goreng kelapa dalam sehari-hari bisa melengkapi gaya hidup sehat Anda. Hal ini terlihat secara historis dimana masyarakat adat seperti penduduk Tokelauan di Polinesia dan penduduk Kitava di Papua Nugini tidak memiliki jejak penyakit jantung karena memiliki aspuan lemak jenuh yang tinggi. 

Namun tentunya disertai dengan konsumsi makanan laut, buah, menghindari makanan olahan, serta melakukan kebiasaan sehat lainnya. 

  1. Dapat meningkatkan fungsi otak pada pasien Alzheimer

Saat ini, peneliti masih meneliti penggunaan minyak kelapa untuk meningkatkan fungsi kognitif. Hal ini karena efek MCT yang dapat meningkatkan kadar keton dalam darah, dan berpotensi meringankan gejala Alzheimer. 

Meskipun minyak kelapa goreng Javara menyehatkan, pastikan untuk tetap bijak mengolah hidangan dengan menggunakan minyak goreng. Mengonsumsi makanan gorengan dalam jumlah tinggi tetap bisa membawa risiko kesehatan, seperti meningkatkan kolesterol, obesitas, dan risiko penyakit jantung.