Tips

Ini Kadar Limfosit Normal Manusia!

Ada berbagai jenis sel yang ada pada tubuh manusia, salah satunya termasuk sel darah putih berupa limfosit. Limfosit penting untuk dijaga karena dapat menjaga sistem kekebalan tubuh. Sel darah tersebut dibuat di bagian sumsum tulang, namun ditemukan pada darah dan jaringan getah bening. Limfosit normal manusia juga bervariasi, namun bergantung pada usia manusia.

Pentingnya Limfosit Di Dalam Tubuh

Sumsum tulang secara konsisten menghasilkan sel yang menjadi limfosit. Sebagian dari sel tersebut memasuki aliran darah, dan sebagian bergerak melalui sistem limfatik.

Sistem limfatik merupakan kelompok jaringan dan organ seperti limpa dan kelenjar getah bening dimana kegunaannya dapat menjaga tubuh dari berbagai jenis infeksi.

25% limfosit menetap di bagian sumsum tulang dan menjadi sel B, dan 75% limfosit mengarah ke kelenjar timus sebelum berubah menjadi sel T. Sel B dan sel T akan bekerja sama untuk mencegah infeksi di dalam tubuh.

Peran Sel B dan Sel T

Kedua sel tersebut memiliki peran yang berbeda. Sel B berfungsi mengenali antigen seperti virus dan bakteri yang kemudian akan menjadi sel plasma yang menghasilkan antibodi untuk mencegahnya.

Sel T memiliki peran yang dibedakan menjadi 3 jenis, antara lain:

  • Sel T sitotoksik

Peran sel T sitotoksik adalah menghancurkan sel dalam tubuh yang telah mengalami infeksi antigen, sel kanker, dan sel lainnya.

  • Sel T pembantu

Peran sel T pembantu adalah mengarahkan respons imun dari sel B dan sel T lainnya.

  • Sel T regulator

Peran sel T regulator adalah menekan sistem kekebalan tubuh untuk memastikan responsnya tetap terkendali.

Kadar Limfosit Manusia

Limfosit normal manusia bervariasi. Kadar limfosit orang dewasa berkisar antara 1.000 hingga 4.800 limfosit dalam 1 mikroLiter (mcL) darah. Kadar limfosit anak-anak berkisar antara 3.000 hingga 9.500 limfosit/mcL darah.

Jika manusia memiliki kadar limfosit terlalu rendah atau tinggi, maka manusia bisa mengalami kondisi sebagai berikut:

  • Limfosit rendah

Seseorang memiliki kadar limfosit rendah setelah pilek atau mengalami infeksi lain, stres berat, latihan fisik secara berlebihan, dan kekurangan gizi.

Selain kondisi tersebut, kadar limfosit yang rendah juga bisa menyebabkan kondisi yang serius yang disebut sebagai limfositopenia atau limfopenia. Limfositopenia bisa terjadi karena manusia mengalami penyakit tertentu seperti AIDS dan penyakit autoimun.

  • Limfosit tinggi

Seseorang yang memiliki kadar limfosit tinggi bisa tidak menunjukkan kondisi yang berbahaya pada tubuh dan bersifat sementara karena merupakan respons normal tubuh terhadap infeksi atau peradangan.

Sebagian orang yang memiliki kadar limfosit tinggi bisa menunjukkan kondisi yang serius yang disebut sebagai limfositosis. Kondisi tersebut berkaitan dengan infeksi kronis, kanker darah, dan penyakit autoimun.

Diagnosis

Jika Anda memiliki kadar limfosit terlalu rendah atau tinggi, Anda sebaiknya periksa diri ke dokter. Dokter dapat membantu Anda dengan melakukan diagnosis dengan melakukan tes darah yang disebut sebagai screen sel B dan sel T.

Cara Mengatasi Gangguan Pada Tubuh

Jika Anda mengalami kondisi yang disebutkan di atas karena tidak memiliki kadar limfosit normal, maka dokter akan memberikan perawatan sesuai penyebab dan tingkat keparahan yang Anda alami.

Selain memberikan perawatan sesuai kondisi yang dialami, Anda juga sebaiknya menerapkan pola hidup yang sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan berolahraga secara teratur.

Kesimpulan

Walaupun kadar limfosit normal manusia berbeda, kadar tersebut perlu dijaga untuk mencegah terjadinya gangguan pada tubuh seperti infeksi kronis. Untuk informasi lebih lanjut tentang kadar limfosit, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.