Kesehatan Pria

6 Manfaat Onani yang Perlu Diketahui

penyebab onani

Sebagian orang tidak mau melakukan onani karena dianggap menjadi penyebab rusaknya kehidupan seks. Padahal penyebab rusaknya kehidupan seks bukanlah onani. Onani atau yang disebut seks solo oleh terapis seks Tom Murray, bukan aktivitas berbahaya seperti yang sering kita pikirkan.  

Bahkan menurut Murray, masturbasi adalah ekspresi normal dan alami dari manusia. Kendati demikian, terapis seks lain, Amanda Pasciucco, mengingatkan, masturbasi bisa memiliki dampak buruk jika sudah menimbulkan beberapa gangguan, seperti keinginan untuk di rumah hanya karena ingin masturbasi. 

Lantas, jika onani tidak menimbulkan gejala-gejala berbahaya, apa saja manfaat dari onani yang perlu diketahui? Namun, sebelum masuk ke penjelasan mengenai manfaat dari onani, kamu perlu tahu terlebih dahulu penyebab onani

Penyebab Onani

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, onani bukanlah aktivitas yang berbahaya. Namun, pada dasarnya kamu tentu harus tahu apa penyebab keinginan onani memuncak. Biasanya, orang ingin melakukan onani karena hasrat seksual sudah membuncah dan tidak ada partner atau pasangan yang bisa menjadi teman untuk saling menyalurkan hasrat seksnya. 

Kondisi seperti ini tentu membuat orang merasa gelisah dan tidak nyaman. Maka dari itu, biasanya orang lebih memilih untuk melakukan onani daripada menahannya. Namun, jika pikiran sedang kacau, kemungkinan besar akan terjadi hal-hal negatif. Sebagai contoh, kamu akan mencari mangsa untuk diperkosa atau dipaksa menjadi partner untuk menyalurkan hasrat seksualnya. Hal itu merupakan tindakan kriminal yang harus dihindari.

Maka dari itu, daripada harus berurusan dengan hukum dan berakhir di penjara, lebih baik onani saat hasrat seksualmu memuncak namun tidak ada partner atau pasangan.

Manfaat onani

Meski terkesan menjijikan, onani sendiri memiliki beragam manfaat loh! Dikutip dari Men’s Health, berikut manfaat dari onani 

1. Onani membuat merasa gembira 

Saat mengalami orgasme, otak akan dibanjiri dengan dopamin dan serotonin atau biasa disebut bahan kimia “feel-good” yang dapat membuat seseorang merasa gembira. “Sebuah orgasme adalah ledakan non-drug terbesar yang mengadung dopamin,” kata sexolist klinis Gloria Brame.  

2. Menghilangkan stres

 Ada alasan di balik perasaan mengapa semua masalah sepertinya mencair setelah orgasme.  Menurut Pasciucco, pelepasan stres dan otot tegang saat orgasme dapat menenangkan saraf serta meningkatkan testosteron. Hasilnya, akan ada perasaan tenang seperti menghirup udara segar. 

3. Tidur nyenyak 

Kalau kamu punya masalah tidur, bisa mencoba cara ini. Menurut Murray, sebagian orang mengaku mengalami peningkatan kesehatan emosional dan psikologis setelah onani. “(Dan) onani membantu kualitas tidur bagi banyak orang,” ungkap Murray. 

4. Meredakan sakit kepala 

Jika memiliki sakit kepala, orgasme bisa menjadi salah satu solusi meredakan. Meskipun tidak benar-benar menyembuhkan keseluruhan, orgasme dapat mengurangi efek sakit kepala migrain bagi hampir sepertiga penderita migrain, menurut satu studi tahun 2013. 

5. Kehidupan seks akan membaik 

Jika sering melakukan onani, kamu tahu persis di mana ingin disentuh, bagaimana ingin disentuh, berapa lama, dan lain-lain.  Setelah merasa nyaman dengan respons seksual sendiri, maka kita dapat mengkomunikasikan  kepada pasangan, yang akhirnya membuat seks jauh lebih baik.  “Onani dapat meningkatkan kualitas kehidupan seks dengan membantu kamu memahami respons seksual yang ingin didapat,“ ujar Pasciucco. 

6. Dapat mengurangi risiko kanker prostat 

Meskipun belum jelas alasannya, menurut Murray, beberapa penelitian menunjukkan sering onani dapat meningkatkan kesehatan prostat dan dapat menurunkan risiko kanker prostat.

Demikian penjelasan mengenai manfaat onani. Dengan mengetahuinya, kamu juga bisa memahami penyebab onani yang sering muncul. Semoga menambah wawasanmu.