Hidup Sehat

Mengenal Hipohidrosis, Kondisi saat Seseorang Sulit Berkeringat

Cuaca atau udara yang panas dan aktivitas berlebih akan membuat kita mudah berkeringat. Namun ada juga orang mudah berkeringat meskipun tidak melakukan banyak aktivitas. Kondisi ini disebut dengan hiperhidrosis, yakni saat seseorang bisa berkeringat dengan mudah dan berlebihan meskipun tidak melakukan aktivitas berat dan tidak dipengaruhi suhu.

keringat

Hipohidrosis merupakan kondisi lebih ringan dari anhidrosis, di mana penderitanya tidak dapat berkeringat sama sekali. Meski begitu hipohidrosis dapat menyebabkan sengatan panas (heatstroke), di mana tubuh mengalami kepanasan atau overheat. Sama seperti mesin mobil yang kepanasan, bila tidak ditangani dengan segera, heatstroke dapat merusak tubuh dan berakibat fatal.

Gejala-gejala hipohidrosis

Gejala yang terjadi pada penderita hipohidrosis sedikit lebih sulit dideteksi jika dibandingkan dengan kebalikannya yaitu hyperhidrosis. Apalagi jika seseorang tidak sering berada di daerah yang panas maupun berolahraga secara intens, gejala hipohidrosis yang ringan seringkali tidak disadari oleh penderitanya. Namun, ada beberapa hal yang bisa menjadi tanda-tanda apakah Anda mengalami hipohidrosis atau tidak. Berikut gejalanya:

  • Tidak tahan dengan suhu panas
  • Merasa kepanasan
  • Napas berat
  • Tidak tahan dengan akvitas yang intens seperti berolahraga terlalu lama
  • Kram otot

Selain itu, gejala lain dari tidak bisa berkeringat adalah kulit yang kering. Gejala hipohidrosis akan mudah terlihat saat berada di ruangan atau cuaca panas maupun aktivitas intens.

Penyebab Hipohidrosis

Alasan utama mengapa seseorang mengalami kondisi sulit berkeringat ini adalah karena adanya gangguan fungsi kelenjar keringat. Di dalam kulit kita terdapat kelenjar keringat yang selalu siap mengeluarkan keringat saat suhu tubuh dan sekitar mulai panas. Sayangnya pada penderita hipohidrosis, kelenjar keringat tidak merespon sinyal perubahan suhu tubuh dari sistem saraf dengan baik. Selain malfungsi kelenjar keringat, ada beberapa penyebab lain yang menyebabkan Anda sulit berkeringat. Contohnya adalah:

  1. Terjadi kerusakan atau penyakit kulit

Kerusakan pada jaringan kulit dapat menyebabkan kerusakan pada kelenjar keringat yang ada di bawahnya. Penyebab rusaknya jaringan kulit tersebut bisa diakibatkan oleh:

  • Infeksi bakteri
  • Peradangan kulit
  • Terpapar radiasi berbahaya
  • Luka
  • Ichthyosis
  • Sclerodema
  • Psoriasis
  • Kerusakan sistem saraf

Kerusakan pada sistem saraf juga dapat menyebakan Anda sulit berkeringat. Kerusakan pada sistem saraf dapat menghalangi pengiriman sinyal dari saraf pusat ke kelenjar kulit. Terdapat beberapa kondisi saraf yang dapat memengaruhi hal ini adalah:

  • Sindrom Horner
  • Penyakit Fabry
  • Sindrom Sjorgen
  • Parkinson
  • Diabetes
  • Sindrom Ross
  • Amiloidosis
  • Kanker paru sel kecil
  • Efek samping pengguaan obat tertentu obat

Beberapa jenis obat seperti antikolinergik memiliki efek samping mengurangi jumlah produksi keringat.

  • Dehidrasi

Dehidrasi juga bisa menjadi penyebab kondisi mengapa Anda sedikit sekali berkeringat. Alasannya sederhana, tubuh tidak memiliki air yang cukup untuk memproduksi keringat.

  • Faktor keturunan

Kondisi sedikit berkeringat juga dapat disebabkan oleh kondisi bawaan di mana seseorang terlahir dengan kelenjar keringat yang sedikit atau bahkan tidak memilikinya sama sekali. Dalam dunia medis, istilah ini disebut hypohidrotic ectodermal dysplasia. Perlu diingat juga, selain penyebab di atas, ada beberapa kasus dimana penyebab kondisi ini tidak diketahui sama sekali, dikenal dengan nama hipohidrosis idiopatik.

Hidup Sehat

Ciri dan Perbedaan Mual Hamil dengan Masuk Angin yang Perlu Diperhatikan

Bagi Anda yang belum pernah mengalami pengalaman mengandung, mungkin Anda terkadang merasa bingung untuk membedakan mual hamil dengan masuk angin. Memang pada dasarnya mual bukan satu-satunya gejala kehamilan. Rasa mual juga dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan lain, seperti flu perut (gastroenteritis) yang serupa dengan gejala masuk angin.

Mual hamil atau morning sickness umumnya dirasakan ketika usia kandungan memasuki minggu ke-4 hingga ke-6. Walaupun disebut dengan morning sickness, rasa mual tidak hanya dirasakan pada pagi, namun dapat muncul kapan saja.

Perbedaan antara mual hamil dengan masuk angin

Terdapat perbedaan mendasar antara mual hamil dengan masuk angin yang perlu Anda perhatikan:

  1. Durasi mual

Mual hamil atau karena masuk angin dapat terjadi dalam tingkatan yang berbeda, baik itu gejala mual ringan hingga parah. Perbedaan yang perlu Anda perhatikan yaitu durasi dari mual hamil dan masuk itu sendiri.

Mual hamil umumnya terjadi secara terus-menerus hingga berbulan-bulan. Umumnya, gejala mual hamil juga akan semakin parah ketika memasuki akhir trimester pertama. Banyak ibu hamil yang juga merasakan mual dan muntah di awal trimester kedua, walau memang dengan intensitas jarang.

Di sisi lain, mual masuk angin biasanya terjadi selama beberapa hari, sekitar 1-2 dengan durasi paling lama berkisar 10 hari, bergantung pada pemicu mual itu sendiri. Jika mual akibat masuk angin yang Anda rasakan tidak juga hilang dan disertai dengan diare berdarah atau muntah berdarah, segera konsultasikan kondisi kesehatan Anda dengan dokter.

  1. Gejala yang menyertai mual

Perbedaan antara mual hamil dengan masuk angin selanjutnya dapat diperhatikan dari gejala yang menyertai. Jika mual hamil, gejala yang umumnya menyertai, antara lain terlambat datang bulan atau dapat juga berupa keluarnya bercak darah (spotting) beberapa hari sebelumnya (umumnya sekitar 10-14 hari pasca berhubungan seksual). Spotting ini dapat menjadi tanda adanya penempelan sel telur yang telah dibuahi pada dinding rahim.

Di samping itu, beberapa gejala di bawah ini juga sering menyertai mual hamil:

  • Mood swing

Mual yang diikuti dengan perubahan suasana hati secara drastis, dapat menjadi pertanda bahwa Anda sedang mengandung. Kondisi ini disebabkan, karena adanya produksi hormon dalam jumlah yang cukup banyak.

  • Rasa nyeri pada payudara

Mual hamil juga diikuti dengan gejala rasa nyeri pada payudara. Umumnya, payudara akan berubah menjadi lebih sensitif, terasa bengkak, maupun nyeri saat disentuh. Gejala nyeri pada payudara ini disebabkan oleh peningkatan level hormon kehamilan yang ada dalam tubuh.

  • Cepat lelah

Mual hamil juga diikuti dengan gejala cepat lelah. Kondisi ini umumnya dipicu oleh stres, insomnia, kekurangan gizi, maupun masalah kesehatan lain.

  • Intensitas buang air kecil yang meningkat

Wanita hamil yang mengalami gejala mual lebih sering membuang air kecil. Meningkatnya aliran darah dalam tubuh mengakibatkan ginjal bekerja lebih keras untuk membuang sisa cairan, sehingga menyebabkan wanita hamil terus-terusan buang air kecil.

  • Ngidam

Rasa mual hamil juga umumnya disertai dengan keinginan tertentu atau ngidam sesuatu yang spesifik, seperti jenis makanan tertentu.

  • Rasa sakit pada bagian punggung bawah dan sakit kepala

Selain mual, ibu hamil juga merasakan sakit punggung bagian bawah yang tidak jarang disertai dengan sakit kepala saat bersamaan. Rasa sakit pada punggung bawah dan sakit kepala ini juga sering kali berkaitan dengan PMS atau periode menjelang menstruasi.

Hidup Sehat

Mengenal Oedipus Complex pada Anak-Anak

Oedipus complex merupakan istilah yang digunakan oleh Sigmund Freud dalam teorinya, perkembangan psikoseksual. Teori ini menjelaskan tentang ketertarikan anak kepada orang tuanya yang berlawanan jenis.

Kebanyakan orang yang mendengar tentang teori ini, merasa terganggu dengan ide bahwa anak dapat tertarik kepada orang tuanya. Namun, Freud meyakini bahwa hal tersebut memang terjadi.

Secara sederhana, Oedipus complex dijelaskan sebagai perasaan kompetisi anak laki-laki dengan ayahnya terkait siapa yang ‘memiliki’ sang ibu. Hal serupa juga dapat terjadi pada anak perempuan, yang bersaing dengan ibu untuk memperoleh afeksi dari ayah.

Jadi, menurut Freud, anak melihat orang tua yang berjenis kelamin sama dengan dirinya sebagai pesaing, dalam mendapatkan perhatian dan afeksi dari orang tuanya yang berlawanan jenis.

Asal mula Oedipus complex

Freud pertama kali mengenalkan konsep ini pada tahun 1899 dalam bukunya, The Interpretation Dream. Meskipun, istilah Oedipus complex sendiri belum secara resmi digunakan hingga tahun 1910.

Konsep ini dianggap semakin penting seiring dengan berbagai teori yang dikembangkan Freud terkait perkembangan psikososial.

Istilah Oedipus sendiri diangkat dari kisah mitologi Yunani. Oedipus ditelantarkan orang tuanya ketika dilahirkan, dan tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya. Ia baru mengetahui identitasnya setelah menikahi sang ibu dan membunuh ayah kandungnya. Teori ini menjadi sangat tabu bagi banyak orang.

Terjadinya Oedipus complex

Dalam teori psikoanalisis, Oedipus complex merujuk pada keinginan yang bersifat seksual terhadap orang tua yang berlawanan jenis, khususnya hasrat anak laki-laki terhadap ibunya. Keinginan ini sering kali ditekan dan disadari, namun Freud meyakini bahwa hal tersebut tetap memengaruhi perilaku dan perkembangan anak.

Menurut Freud, Oedipus complex berperan penting dalam tingkat phallic, salah satu tahapan dalam perkembangan psikoseksual. Dalam tahapan psikososial, tahap phallic dianggap tahap yang paling penting.

Tahapan tersebut umumnya terjadi di usia 3-5 tahun, di mana anak memiliki ketertarikan kepada orang tuanya. Menurut Freud, pada tahap ini, anak laki-laki berharap dapat memiliki ibunya dan menggantikan ayah, yang dianggapnya sebagai pesaing atau musuh dalam hal memperoleh afeksi dari sang ibu.

Keberhasilan menyelesaikan tahapan ini dianggap akan mengantar anak pada perkembangan identitas seksual yang matang.

Tanda-tanda Oedipus complex

Jadi, apakah yang menjadi tanda seorang anak mengalami Oedipus complex?

Meski penjelasan dari teori ini terasa sensitif dan tabu bagi sebagian besar orang. Namun, sebetulnya tanda-tanda dari Oedipus complex tidak bersifat erotis atau seksual. Perilaku yang menjadi tanda-tanda dari Oedipus complex bahkan terasa sangat wajar, sehingga orang tua jarang menyadarinya.

Salah satu tandanya, anak menjadi posesif terhadap ibunya. Hal ini ditunjukkan dengan melarang ayah memberikan afeksi kepada sang ibu, seperti memeluk atau mencium. Bila sang ayah tetap menunjukkan afeksi, anak biasanya akan marah. Tanda lainnya, anak memaksa untuk tidur di antara keduanya.

Salah satu tanda yang cukup lazim terjadi pada anak perempuan, mereka biasanya menyatakan ingin menikah dengan sang ayah suatu hari nanti. Meskipun perilaku pada anak perempuan ini kemudian dikenal dengan istilah Electra complex, yang diperkenalkan oleh Carl Jung.

Electra complex versi Carl Jung menjelaskan tentang keinginan anak perempuan memiliki sang ayah dan merasa cemburu kepada ibunya. Pada titik ini, memang terjadi sedikit kontroversi. Freud sendiri meyakini bahwa Oedipus complex berlaku baik bagi anak laki-laki maupun anak perempuan. Meski dalam hal detil perilaku, tentu aka nada perbedaan antara keduanya.

Hidup Sehat

Bagaimana Cara Memilih Masker Motor Di Saat Pandemi?

Masker motor penting digunakan saat berkendara

Jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 di Indonesia terus meningkat setiap hari. Jumlahnya meningkat antara 500 hingga 700 per hari. Oleh karena itu, sejumlah protokol kesehatan telah diberlakukan. Salah satu protokol termasuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah. Ada berbagai jenis masker yang dapat digunakan, salah satu jenis tersebut adalah masker motor.

Jumlah Kasus Corona Di Indonesia

Di Indonesia, jumlah kasus yang terjadi adalah lebih dari 28.000 kasus. Hal tersebut telah menimbulkan lebih dari 1.700 orang meninggal dunia, sedangkan jumlah pasien yang sembuh adalah lebih dari 8.800 orang.

Jumlah kasus di Indonesia bergantung pada peran warga. Setiap warga dihimbau untuk menerapkan protokol kesehatan selama pandemi berlangsung.

Mengapa Perlu Memakai Masker?

Bagi Anda yang merupakan pengendara motor, Anda memang diwajibkan untuk mengenakan masker pada saat berkendara. Jika tidak, maka Anda akan dikenakan sanksi berupa denda atau sanksi lain seperti membersihkan fasilitas umum. Mengenakan masker adalah aturan yang wajib dipatuhi ketika PSBB (pembatasan sosial berskala besar) berlangsung.

PSBB telah diberlakukan di sejumlah provinsi untuk menekankan penyebaran virus Corona. Oleh karena itu, masker adalah salah satu pakaian yang sangat diperlukan saat ini oleh masyarakat.

Setiap orang yang mengendarai motor tentunya wajib memakai helm. Namun, selama pandemi Corona berlangsung, setiap orang juga perlu memakai masker agar tidak hanya terhindar dari virus mematikan tersebut, namun juga agar terhindar dari polusi dan debu.

Tidak hanya itu, pengendara motor yang memakai masker juga akan terlindungi dari elemen luar lainnya seperti angin, suhu dingin, atau limbah pabrik.

Cara Memilih Masker Motor

Jika Anda bingung memilih masker motor seperti apa, Anda sebaiknya perhatikan dua hal di bawah ini:

  • Pilih bahan yang nyaman

Salah satu hal yang perlu Anda perhatikan adalah bahan yang nyaman pada masker motor. Bahan dasar mikrofiber adalah bahan bisa Anda beli, karena dapat memberikan kenyamanan pada pengendara motor.

Tidak hanya memberikan kenyamanan, bahan tersebut juga dapat melindungi pengendara dari polusi.

Bahan lain yang bisa Anda beli adalah suede. Bahan suede juga dapat memberikan perlindungan bagi para pengendara, agar terhindar dari polusi. Meskipun masker motor berbahan suede dibanderol dengan harga yang mahal, masker tersebut ditawarkan dalam berbagai pilihan warna dan bisa menjadi pilihan yang sangat bergaya.

  • Perhatikan tebal dan tipisnya masker motor

Hal lain yang perlu Anda perhatikan adalah ketebalan dan ketipisan pada masker motor. Sebagian masker dijual dengan kain yang tipis, namun dapat melindungi pengendara dari polusi. Ada juga masker motor dijual dengan kain yang tebal, namun belum tentu dapat melindungi pengendara dari polusi.

Kedua masker tersebut memiliki efek yang berbeda pada pengendara. Masker motor yang tipis dapat mencegah wajah pengendara berkeringat, apalagi ketika mereka melakukan perjalanan panjang. Selain itu, Anda dapat memakainya baik di cuaca panas maupun dingin.

Masker motor yang memiliki kain yang tebal membuat oksigen yang dihirup tidak maksimal sehingga dapat membuat pengendara mengantuk dan bisa membahayakan diri mereka atau pengendara lain.

Cara Mencegah Virus Corona

Dua hal tersebut adalah hal yang sebaiknya Anda perhatikan jika Anda ingin berkendara menggunakan motor. Memilih masker motor yang tepat dapat membantu Anda melindungi diri dari ancaman seperti polusi. Selain menggunakan masker motor, berikut adalah beberapa hal yang sangat dianjurkan selama pandemi virus Corona berlangsung:

  • Tetap berada di rumah.
  • Mencuci tangan dengan sabun yang dilakukan selama 20 detik. Jika Anda tidak menemukan sabun, Anda dapat menggunakan hand sanitizer sebagai penggantinya.
  • Hindari kebiasaan menyentuh mata, hidung, atau mulut jika tangan Anda tidak bersih.
  • Jika Anda keluar dari rumah, Anda perlu menggunakan masker.
  • Batasi jumlah penumpang jika Anda berkendara dengan mobil atau motor.
  • Hindari kerumunan dan pastikan Anda menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain.
  • Untuk sementara, hindari kontak fisik dengan orang lain.
  • Bila melakukan transaksi, Anda dihimbau untuk melakukan pembayaran secara non tunai.
  • Jangan terlalu lama berada di luar rumah.
  • Konsumsi makanan yang sehat seperti buah-buahan dan sayuran.
  • Berolahraga secara teratur.
  • Mengkonsumsi obat setiap hari untuk menjaga daya tahan tubuh.
Hidup Sehat

Atasi Stres Emosional Dengan Terapi Psikologi Psikodinamik

Tiap gangguan psikologi punya jenis terapi psikologi yang berbeda untuk menanganinya.

Terapi psikologi psikodinamik adalah sebuah bentuk terapi berbicara. Terapi ini didesain untuk membantu Anda menemukan ketenangan akan stres emosional dan mental. Terapi psikodinamik ini sangat direkomendasikan untuk Anda yang memiliki depresi. Para pendukung terapi psikodinamik percaya bahwa masalah Anda saat ini berhubungan dengan konflik bawah sadar dari kejadian-kejadian di masa lalu. Mereka percaya bahwa Anda harus mengidentifikasi akar dari rasa sakit psikologis Anda terlebih dahulu sebelum Anda benar-benar menemukan ketenangan. Terapis Anda akan mengajarkan refleksi dan pemeriksaan diri. Pada khususnya, terapis Anda akan menjelajahi hubungan-hubungan keluarga di masa lalu Anda. Hal ini akan membantu Anda mengembangkan pemahaman yang lebih baik akan tantangan-tantangan saat ini. Terapis Anda juga akan membantu dalam mengembangkan teknik coping. 

Terapi psikodinamik digunakan untuk apa?

Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi psikologi psikodinamik khususnya apabila Anda memiliki depresi. Selain itu, terapi ini juga digunakan untuk merawat kondisi dan situasi kesehatan mental lain seperti gangguan panik, kecemasan, gangguan stres pasca trauma, gangguan kepribadian, sedih yang berkepanjangan, dan gangguan seksual. Dokter juga akan merekomendasikan untuk mengkombinasikan terapi psikodinamik dengan obat-obatan atau perawatan lain. 

Dalam terapi ini, terapis akan mencoba membantu Anda untuk memahami kejadian-kejadian di masa lalu yang memengaruhi kesehatan fisik dan mental Anda saat ini. Para pendukung terapi jenis ini percaya bahwa orang-orang merasa dan bertindak dikarenakan alasan-alasan khusus tertentu. Pengalaman masa lalu Anda membentuk bagaimana Anda bersikap dan melihat dunia. Terapis akan membantu Anda untuk menjelajahi pengalaman-pengalaman tersebut. Mereka juga akan membantu mengembangkan teknik coping sehingga Anda dapat merespon situasi yang menantang dalam cara yang lebih positif dan efektif. 

Anda akan diminta untuk bertemu dengan terapis beberapa kali dalam seminggu, selama beberapa bulan (dalam beberapa kasus tertentu bahkan membutuhkan waktu bertahun-tahun). Bahkan, terapis Anda dapat meminta pertemuan yang lebih sering, tergantung dengan kondisi Anda. Setiap sesinya biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 45 hingga 50 menit. Terapis Anda juga akan mencoba untuk membangun lingkungan yang mendukung di mana Anda akan merasa nyaman membicarakan pengalaman yang pernah Anda rasakan. Anda dapat berbicara dengan bebas pada setiap sesinya. Terapi terkadang akan memotong pembicaraan Anda untuk menanyakan sesuatu atau mengarahkan jalannya diskusi. Dan para terapis biasanya tidak akan memberikan opini atau tanggapan tentang apa yang Anda katakan. Kenetralan ini dapat membantu menguatkan hubungan terapeutik Anda. 

Anda dapat berkomunikasi dengan terapis Anda dalam level yang beragam, terkadang secara tidak langsung. Misalnya, terapis akan mencoba memeriksa mimpi dan fantasi Anda dan membantu menemukan arti dari hal-hal tersebut. Terapis akan mencoba membantu Anda memahami bagaimana mimpi dan fantasi tersebut memengaruhi hidup. Beberapa orang menyembunyikan atau bahkan tidak sadar mereka memiliki pengalaman traumatis. Terapis dapat membantu Anda menilai dan membicarakan pengalaman traumatis tersebut. 

Apakah terapi jenis ini efektif?

Menurut Daniel Buccino, asisten profesor ilmu kepribadian dan psikiater di Universitas Sekolah Kedokteran Johns Hopkins, terapi psikologi psikodinamik merupakan jenis terapi yang paling sering dipraktikkan. Terapi psikodinamik mirip dengan psikoterapi lain. Terapi ini memiliki risiko yang sangat kecil. Pada awalnya, Anda mungkin akan kesulitan dengan efek emosional harus membicarakan atau mengungkit masa lalu yang pahit. Namun, hal tersebut dapat meningkatkan kebaikan diri Anda jangka panjang, serta mampu menambah kemampuan dalam mengatasi pengalaman traumatis tersebut.

Hidup Sehat

Ini Waktu yang Tepat untuk Olahraga Saat Puasa

Meski tengah menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan bukan berarti seseorang harus meninggalkan aktivitas olahraga setiap harinya. Terdapat waktu yang tepat digunakan untuk olahraga saat puasa, meskipun tidak mengonsumsi makan dan minum tetapi kondisi kebugaran tubuh tetap harus dijaga, salah satu caranya melalui olahraga.

Selain memperhatikan waktu, seseorang yang ingin berolahraga di saat puasa bulan Ramadan juga harus memilih jenis olahraga apa yang tepat untuk dilakukan saat puasa. Biasanya olahraga ringan saat berpuasa dilakukan dalam tempo waktu 30 hingga 60 menit. Selain itu waktu terbaik untuk olahraga juga perlu dipahami.

Olahraga saat Puasa

  • Jelang Buka Puasa

Waktu terbaik olahraga saat berpuasa yang pertama adalah sebelum berbuka puasa, waktu yang sangat tepat untuk bisa membakar banyak lemak sehingga secara efektif menurunkan berat badan. Energi dalam tubuh yang semakin habis setelah berolahraga bisa langsung terganti ketika mulai mengonsumsi makan saat berbuka.

Sehingga tidak perlu khawatir mengalami gula darah rendah atau dehidrasi, hal inilah yang membuat olahraga jelang berbuka puasa menjadi waktu terbaik untuk digunakan berolahraga ketika menjalankan puasa. Meski demikian, olahraga di waktu ini tidak perlu dipaksakan untuk dilakukan terlebih secara berlebihan.

  • Setelah Berbuka

Waktu kedua terbaik saat puasa untuk berolahraga adalah ketika berbuka puasa, di waktu ini seseorang bahkan bisa melakukan olahraga lebih dari satu kali, bisa dua kali atau bahkan hingga tiga kali. Namun, yang perlu diperhatikan adalah menunggu hingga makanan selesai dicerna oleh tubuh setelah berbuka.

Energi yang dihasilkan dari makanan ketika berbuka bisa digunakan untuk berolahraga, seseorang bisa melakukan olahraga apapun setelah berbuka karena tak perlu khawatir tubuh kehabisan energi ketika berolahraga setelah berbuka. Selain itu, intensitas olahraga juga bisa dilakukan semakin lama untuk dilakukan.

  • Setelah Sahur

Setelah sahur menjadi waktu terbaik ketiga untuk bisa berolahraga ketika puasa, tubuh yang menerima energi dari makanan saat makan sahur bisa digunakan untuk melakukan olahraga. Meski demikian, perlu diketahui bahwa lakukan olahraga dalam intensitas yang ringan saja dan jangan sampai membuat tenaga dan energi terlalu terkuras.

Karena sebagian besar energi yang diperoleh dari makan sahur akan digunakan untuk melakukan aktivitas di hari itu ketika berpuasa. Sehingga bukan olahraga yang dilakukan untuk menjaga kebugaran tubuh bukan malah mengganggu kondisi tubuh untuk berpuasa.

Jenis Olahraga saat Puasa

  • Jogging

Jenis olahraga yang satu ini bisa dilakukan jelang berbuka puasa, lakukan di taman atau kompleks perumahan sekali atau dua kali putaran. Jogging sebelum berbuka puasa bisa dilakukan selama 20 hingga 30 menit dan lakukan dengan santai saja.

  • Bersepeda

Bersepeda bisa menjadi alternatif lain olahraga ringan sambil menunggu waktu berbuka puasa, lakukan dengan santai dan tidak perlu mengutamakan kecepatan tinggi. Karena bersepeda santai yang dilakukan selama 45 menit sudah cukup untuk membakar banyak kalori dalam tubuh dan menurunkan berat badan.

  • Yoga

Jika ingin berolahraga di dalam ruangan atau karena malas untuk keluar rumah, yoga merupakan pilihan yang tepat. Olahraga jenis ini tidak membutuhkan banyak energi karena hanya fokus dengan gerakan yang tidak menguras banyak tenaga, terlebih saat berpuasa di bulan Ramadan.

  • Jalan Cepat

Lakukan olahraga yang satu ini jelang berbuka puasa selama 30 menit, fungsi utama dari olahraga ini adalah menjaga keseimbangan tubuh ketika berpuasa. Meski disebut jalan cepat, ketika melakukan olahraga ini tubuh tidak banyak memakan energi.

Hidup Sehat

Pahami Penyebab, Jenis, dan Risiko Perut Buncit yang Umum Ditemui

Kondisi perut buncit bisa bermacam-macam, termasuk dari penyebab dan jenis perut buncit yang cukup beragam pula. Umumnya, perut buncit terjadi pada orang dengan berat badan berlebih. Walau begitu, kamu tentu pernah melihat seseorang dengan tubuh tidak gemuk tetapi, memiliki perut yang buncit? Apabila diperhatikan, ada perut buncit yang terlihat lembek tumpukan lemaknya, namun juga ada orang yang memiliki perut buncit yang cenderung keras. Adakah perbedaan penyebab perut buncit yang lembek dan yang keras?

Penyebab perut buncit adalah terlalu banyak kalori yang masuk. Kalori-kalori tersebut berasal dari makanan dan minuman. Konsumsi kalori dari gula dan alkohol dapat mempercepat proses pembuncitan perut dengan cepat. Maka dari itu, terdapat istilah beer belly bagi orang buncit karena sering mengonsumsi bir dan minuman beralkohol lainnya.

Segelas bir mengandung sekitar 50-150 kalori untuk sekali penyajian. Nah, bagi yang biasa mengkonsumsinya, tidak jarang mereka mengkonsumsi lebih dari satu gelas bir. Belum lagi, jika alkohol dikonsumsi dengan makanan pendamping, seperti pizza. Tak heran kalau jumlah kalori dan lemak perut dapat bertambah dalam waktu yang singkat.

Kebiasaan mengonsumsi alkohol juga mengurangi jumlah lemak tubuh yang dibakar. Tubuh dan liver akan lebih bekerja lebih berat dalam membakar dan memproses alkohol yang berpotensi menjadi racun bagi tubuh dibanding dengan membakar lemak.

Selain kebiasaan mengkonsumsi alkohol, faktor genetik juga menjadi salah satu penyebab perut buncit. Secara genetik, perempuan cenderung menyimpan kelebihan lemak di lengan, paha dan bokong selain di perut. Di sisi lain, tubuh laki-laki cenderung menyimpan kelebihan lemak di perut saja.

Dengan semakin bertambahnya usia dan menurunnya kadar hormon, tubuh perempuan dan laki-laki akan menyimpan lebih banyak lemak di perut. Itulah mengapa perut orang lanjut usia cenderung membesar walaupun mereka tidak gemuk.

Perut buncit berkaitan dengan meningkatnya risiko penyakit diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, disfungsi ereksi, serta penyakit liver. Orang yang memiliki perut buncit cenderung keras berisiko lebih tinggi terkena masalah kesehatan.

Perut buncit yang terasa lembek pada umumnya terdiri dari lemak subkutan alias lemak di bawah kulit, sedangkan perut buncit yang cenderung keras biasanya disebabkan oleh menumpuknya lemak visceral yaitu, lemak yang berbahaya karena ada di rongga perut dan menempel pada organ internal. Penumpukan lemak visceral dalam rongga perut akan menyebabkan dinding otot perut terdorong yang pada akhirnya akan membuat perut semakin buncit. Dinding otot perut sendiri berupa jaringan cukup padat sehingga perut buncitnya akan terasa keras.

Pada dasarnya penyebab perut buncit yang lembek maupun yang keras adalah kelebihan kalori dan tumpukan lemak. Maka, cara mengatasinya pun tidak berbeda yaitu, dengan konsisten mengatur pola makan serta rutin berolahraga. Berita baiknya, walau lebih berbahaya, lemak visceral akan lebih cepat dibakar tubuh saat kita berolahraga.

Hidup Sehat

Perut Kembung dan Begah? Berikut Cara Mudah untuk Mengatasinya

Porsi makanan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit tanpa kita sadar dapat berdampak pada kelancaran atau gangguan pencernaan. Masalah pencernaan yang umum ditemui salah satunya adalah perut kembung. Berbagai cara mengatasi perut kembung pun bisa kamu lakukan, mulai dari mengompres perut dengan handuk hangat hingga minum obat tertentu.

Perut kembung terjadi karena adanya gas yang terperangkap dalam lambung. Agar kamu tidak lagi merasa kembung dan mengganggu pencernaan, gas tersebut tentu harus dikeluarkan. Nah, berikut beberapa cara sederhana mengatasi perut kembung yang bisa kamu terapkan di rumah:

  1. minum teh hangat yang mengandung rempah-rempah, atau kamu juga dapat mencampur teh hangat tersebut dengan jahe, peppermint, dan kembang lawang. Perlu diperhatikan nih, jika kamu sedang diare ada baiknya untuk tidak mencampur teh dengan kembang lawang, ya.
  2. Kompres perut dengan handuk hangat agar otot-otot di saluran pencernaan menjadi lebih rileks. Kamu juga bisa melakukan langkah ini dengan bantal pemanas atau alat khusus kompres panas.
  3. Melakukan olahraga ringan secara rutin untuk mengurangi rasa tidak nyaman akibat penumpukan gas dalam lambung. Kamu tidak perlu melakukan olahraga berat kok, cukup lakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau yoga.
  4. Belajarlah untuk menarik nafas dalam-dalam dengan menggunakan diafragma. Aktivitas ini dapat membantu kamu untuk mengeluarkan gas lewat saluran pernapasan.
  5. Pijat perut untuk mengurangi rasa kembung, tapi langkah ini sebaiknya tidak dilakukan ketika sedang hamil.
  6. Konsumsi makanan dan minuman probiotik yang dapat melancarkan pencernaan, seperti yogurt, kefir, tempe, dan kimchi.
  7. Rutin mengkonsumsi rempah-rempah, antara lain jahe, jintan, dan daun basil.

Sendawa dan buang angin juga dapat menjadi cara jitu untuk mengeluarkan gas. Jika kamu merasa ingin membuang angin atau bersendawa jangan ditahan, ya. Hal tersebut menjadi reaksi alami tubuh dalam mengeluarkan gas yang terperangkap dalam lambung.

Nah, apabila dengan cara-cara di atas perutmu sudah tidak kembung lagi, kamu juga perlu untuk melakukan tindakan pencegahan.Adapun beberapa hal yang menjadi catatan agar perut kambung tidak menghantui kamu lagi, yaitu:

  • Menghindari makanan yang meningkatkan gas di lambung, seperti kacang-kacangan, kol, bawang, brokoli, kembang kol, jamur, dan makanan yang terbuat dari gandum utuh.
  • Mengurangi atau menghindari makanan berlemak dan berserat tinggi untuk sementara waktu.
  • Jangan menunda untuk membuang air agar proses pencernaan makanan di usus besar lebih cepat dilakukan sehingga, gas bisa lebih cepat keluar dari lambung.
  • Jangan makan dan bicara dalam waktu yang bersamaan karena dapat menambah jumlah udara yang ikut masuk ke dalam lambung.
  • Batasi makan yang mengandung sodium, terutama makanan asin. Hal ini dikarenakan sifat sodium yang dapat memaksa tubuh untuk menahan air secara berlebihan, yang akhirnya menyebabkan perut kembung.
  • Hindari mengunyah permen karet dan mengkonsumsi minuman bersoda karena bisa meningkatkan volume gas serta gula di dalam lambung.
  • Jangan makan terlalu banyak dalam satu waktu secara sekaligus. Sebaliknya, akan lebih baik jika makan dalam porsi yang lebih sedikit, tapi dalam intensitas yang lebih sering.

Jika kamu telah melakukan cara-cara tersebut, namun tak kunjung membaik, maka segera konsultasikan pada dokter mengenai kondisimu, ya. Terlebih lagi,apabila kamu mengalami perut kembung yang disertai demam dan nyeri hebat, atau gejala lain seperti nyeri dada dan pendaharan saat buang air besar. Gejala-gejala tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah yang serius pada sistem pencernaan kamu.