bayi & menyusui

Beberapa Mitos Populer Seputar Vernix Caseosa

Selama kehamilan, kegiatan ibu tidak hanya memperhatikan asupan gizi saja, tetapi ibu juga harus memperhatikan informasi tentang kehamilan, apakah hal tersebut mitos atau fakta. Tak jarang, ibu hamil memercayai keberadaan mitos-mitos tersebut, seperti halnya mengenai vernix caseosa.

Pada saat hamil, seorang ibu akan secara otomatis memiliki daftar apa saja yang harus dihindari. Mulai dari makanan, kandungan skincare, hingga aktivitas sehari-hari yang sederhana dan biasanya dilakukan. Bahkan peraturan-peraturan itu pun datang dari lingkungan sekitar, seperti keluarga, teman, atau followers media sosial. Sehingga stres akibat ini sering dialami ibu hamil terutama bagi yang pertama kali mengandung.

Memang banyak sekali mitos yang beredar mengenai kehamilan, padahal belum tentu informasi tersebut benar atau tidak. Maka dari itu, sebelum memikirkan hal-hal tersebut alangkah baiknya bagi ibu hamil agar lebih cermat dan mencari penjelasannya melalui website atau berkonsultasi dengan dokter.

Salah satu informasi yang banyak beredar adalah mengenai kulit bayi yang baru lahir memiliki lapisan berwarna putih kekuningan, atau vernix caseosa. Berikut ini beberapa mitos seputar lapisan vernix dan penjelasan faktanya.

Meminum air kelapa saat hamil, bayi akan bersih ketika lahir

Mitos pertama ini akan banyak disampaikan orang-orang disekitar, bahwa pada waktu hamil banyak mengonsumsi air kelapa muda bisa membersihkan air ketuban dan bayi yang lahir tidak memiliki lapisan putih kekuningan tersebut. Bahkan, banyak yang memercayai bahwa mengonsumsi air kelapa dapat membuat kulit bayi menjadi putih.

Faktanya, air kelapa memang disarankan bagi ibu hamil karena mengandung elektrolit, kalium, dan vitamin. Kandungan-kandungan ini sangat membantu ibu hamil, terutama kandungan elektrolit yang dapat menyegarkan kembali tubuh ibu hamil yang lemas. 

Namun, tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa meminum air kelapa dapat membuat bayi bersih pada saat lahir. Lapisan yang ingin ‘dibersihkan’ tersebut adalah vernix caseosa yang memiliki banyak fungsi pada saat bayi di dalam kandungan hingga ia telah lahir, dan memang wajar terjadi. 

Salah satu manfaat dengan adanya lapisan vernix adalah menjaga bayi dari perubahan suhu dan infeksi pada saat setelah lahir. Lapisan vernix ini akan menghilang dengan sendirinya setelah satu minggu kelahiran bayi.

Lendir putih pada bayi baru lahir adalah sisa sperma

Banyak yang menyangka bahwa adanya lendir pada kulit bayi yang baru lahir adalah sisa sperma hubungan intim di usia kehamilan sembilan bulan. 

Faktanya, lendir putih yang menempel pada kulit bayi itu adalah lapisan vernix. Vernix caseosa pada umumnya memang berwarna putih kekuningan dan memiliki tekstur seperti keju sehingga tak jarang banyak yang mengira bahwa ini adalah sisa sperma.

Mengenai mengapa vernix caseosa bertekstur seperti keju ini disebabkan karena adanya kandungan lemak dan air pada lapisan vernix. Sehingga, dengan adanya kandungan lapisan vernix tersebut, membantu ibu hamil dan bayi pada saat persalinan. Lapisan kulit ini akan mempermudah dan menjadi pelumas bagi jalan persalinan.

Adanya vernix caseosa disebabkan karena ibu sering tidur siang 

Segelintir masyarakat memercayai bahwa adanya lemak pada kulit bayi yang baru lahir itu disebabkan oleh gaya hidup ibu pada masa mengandung. Ada yang mengatakan karena banyak memakan makanan berlemak, seperti bakso. Atau karena ibu sering tidur siang pada saat hamil. 

Faktanya, tidak ada penjelasan ilmiah mengenai hubungan tidur siang atau makan bakso dengan adanya lemak pada bayi baru lahir. Lemak yang menempel itu bernama vernix caseosa atau dikenal dengan lapisan vernix. 

Lapisan vernix ini sudah ada sejak kehamilan menginjak umur 19 minggu, dan terbuat dari minyak yang berasal dari kelenjar kulit bayi, bercampur dengan kulit janin yang telah lepas. Seumur dengan makin matangnya umur bayi di dalam kandungan, lapisan vernix ini pun akan berkurang walau tidak semuanya. Namun, pada beberapa bayi memang ada yang terlahir tanpa lapisan vernix, hal ini bisa disebabkan pula oleh beberapa hal, salah satunya bila bayi dilahirkan dengan proses pembedahan. 

Itulah tiga mitos yang populer mengenai lapisan vernix atau lemak yang menempel pada kulit saat bayi baru saja lahir. Jadi, ada atau tidaknya lapisan vernix ini adalah normal, dan bukan merupakan kotoran bayi ataupun kotoran ibu yang tertinggal. Tidak perlu untuk menyegerakan membersihkan vernix caseosa ini karena selain masih memberikan manfaat pada bayi, lapisan vernix pun akan menghilang dengan sendirinya setelah bayi berumur satu minggu.

bayi & menyusui

Tips Cerdas! Solusi Pengganti Kipas Angin untuk Bayi

Kondisi iklim di Indonesia yang tropis bisa menimbulkan suasana panas di siang hari. Selain itu, suhu atau cuaca panas juga bisa hadir di malam hari. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya atau Semarang kondisi suhu pada malam hari bisa sangat terasa gerah. Inilah alasan mengapa banyak para orang tua sengaja menyediakan kipas angin untuk bayi dan anggota keluarga. 

Setelah lahir, bayi tidur terus adalah hal yang wajar

Sudah menjadi hal yang lazim bahwa kipas angin menjadi solusi bagi banyak keluarga untuk mendinginkan ruangan. Selain harganya yang lebih terjangkau dibandingkan Air Conditioner (AC), kipas angin juga mudah digunakan. Namun, ternyata kipas angin menyimpan bahaya di balik fungsinya yang sangat membantu. Pemakaian kipas angin pada malam hari pun bisa memicu berbagai gangguan pernapasan. Hal ini menyebabkan kipas angin tidak dianjurkan untuk digunakan sembari tidur. 

Sebagai alternatif untuk menciptakan kondisi ruangan yang sejuk, berikut ini ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan.

Buat ventilasi udara lebih banyak

Untuk memastikan suhu di kamar atau dalam rumah lebih sejuk, pastikan kamu membuat ventilasi yang cukup. Penempatan ventilasi bisa di atas pintu atau di beberapa sudut kamar dan dinding. Ventilasi udara yang bagus akan menciptakan pertukaran udara yang baik pula. Hal ini bisa membuat suhu ruangan lebih sejuk.

Tempatkan tanaman di dalam rumah 

Kamu bisa juga menempatkan tanaman di dalam rumah dan kamar. Pilih tanaman yang tidak terlalu besar. Kamu bisa meletakkan tanaman di atas meja atau lantai. Namun kamu harus tahu bahwa di malam hari tanaman akan memproduksi karbondioksida. Maka dari itu kamu harus memahami proses respirasi tanaman jika ingin meletakkan tumbuhan di dalam kamar. 

Tanam tanaman di halaman

Untuk membuat kondisi sekitar rumah menjadi lebih sejuk, kamu bisa menanam banyak tumbuh-tumbuhan di sekitar rumah. Hal ini akan sangat membantu sekali dalam mengurangi kondisi gersang pada area rumah. Pilihlah tanaman yang bisa dirawat dengan mudah. 

Gunakan blower pada ventilasi kamar

Sebagai pengganti kipas angin untuk bayi, kamu bisa menggunakan blower. Pemasangan blower di ventilasi udara akan membantu proses pergantian udara dan membuat area di dalam ruangan menjadi lebih sejuk. Namun kamu pun harus memastikan bahwa jangan menggunakan blower semalaman. Selain itu pastikan juga kamu rutin membersihkan blower dari debu. 

Gunakan humidifier

Ketika kondisi ruangan panas dan kering, kamu perlu mendinginkan ruangan dan membuatnya menjadi lebih lembab. Penggunaan humidifier bisa menjadi alternatif untuk menciptakan suasana yang lebih lembab dan sejuk. Namun, kamu perlu memperhatikan cara penggunaannya agar tidak berlebihan dan tetap mengikuti anjuran.

Kenakan pakaian tipis pada bayi saat tidur

Mengenakan pakaian tipis bisa menjadi alternatif untuk menurunkan suhu tubuh. Kamu dan anak akan lebih nyaman bergerak sehingga akan membuat kualitas tidur baik. Pastikan jenis pakaian yang kamu kenakan bersifat menyerap keringat. Hal ini penting agar kamu tidak merasa gerah. 

Gunakan seprai yang berbahan sejuk

Kamu bisa menggunakan seprai dengan bahan yang sejuk agar tidur lebih nyaman. Hal ini bisa menjadi langkah cerdas apabila kamu sedang menghindari penggunaan kipas angin. Pilihlah seprai yang berkualitas baik namun tetap sejuk saat digunakan semalaman saat istirahat. 

Kipas angin memang bisa menjadi alternatif untuk membuat ruangan menjadi lebih sejuk. Kipas angin untuk bayi bisa membuat si kecil nyaman saat tidur, namun penggunaannya yang berlebihan akan meningkatkan banyak risiko penyakit. Jadi, mulai kurangi pemakaian kipas angin saat tidur ya. Semoga informasi di atas berguna untuk kamu!

bayi & menyusui

Rekomendasi Hair Lotion Bayi untuk Melebatkan Rambut

Sedang mencari rekomendasi hair lotion bayi? Artikel ini mungkin bisa membantu Anda, khususnya jika Anda ingin menambah pertumbuhan rambut bayi jadi lebih lebat.

Ada begitu banyak produk hair lotion yang beredar di pasaran. Setiap produk memiliki manfaatnya masing-masing.

Hair lotion bayi membantu melembutkan rambut si kecil

Hair lotion penting untuk merawat dan menjaga pertumbuhan rambut bayi. Anda perlu mengoleskan hair lotion secara rutin untuk membantu menjaga kesehatan rambut si kecil.

Berbeda dengan hair oil, hair lotion digunakan setelah keramas. Formula hair lotion dirancang untuk menjaga kesehatan rambut dan merangsang pertumbuhan rambut agar lebih lebat.

Nah bagi Anda yang mencari rekomendasi hair lotion bayi untuk melebatkan rambut, yuk disimak!

1. Zwitsal Baby Hair Lotion

Zwitsal sudah lama dikenal sebagai pilihan aman bagi si kecil. Pilih Zwitsal Baby Hair Lotion dengan kandungan aloe vera, kemiri, dan seledri.

Formula tersebut dapat merangsang pertumbuhan alami rambut bayi, sehingga dapat melebatkan rambut. Anda tidak perlu khawatir karena bahan-bahan tersebut sudah teruji hypoallergenic, aman bagi kulit bayi sensitif.

2. Cussons Baby Hair Lotion Candle Nut & Celery

Berikutnya ada Cussons Baby Hair Lotion yang dapat menjadi pilihan Anda. Untuk melebatkan rambut bayi, pilih varian Candle Nut & Celery.

Produk ini mengandung kemiri yang dapat menyehatkan pertumbuhan rambut bayi. Kandungan ekstrak seledri juga dapat membantu pertumbuhan rambut hingga lebih tebal dan tidak mudah rontok.

3. Pigeon Baby Hair Lotion

Anda juga dapat memilih produk Pigeon Baby Hair Lotion. Formula yang digunakan dipastikan sudah teruji hypoallergenic dan bebas pewarna untuk melindungi kulit kepala bayi.

Produk ini dapat menjaga rambut bayi tetap lembut, bercahaya, dan segar. Kombinasi Jojoba dan Chamomile dapat melindungi kulit kepala dan menjaga kelembapan rambut bayi.

4. My Baby Hair Lotion Black & Shine

Produk ini mengandung formula khusus yang telah teruji secara klinis untuk menjaga keamanan terhadap kulit kepala bayi. Anda dapat memilih My Baby Hair Lotion Black & Shine sebagai rekomendasi hair lotion bayi berikutnya.

Kombinasi kemiri dan alpukat di dalamnya membawa banyak manfaat. Kemiri dapat merangsang pertumbuhan dan kelebatan rambut, alpukat dapat memberikan nutrisi dan menjaga kelembutan rambut bayi.

5. Pure Baby Hair Lotion

Pure Baby Hair Lotion memberikan formula lembut khusus untuk bayi. Produk ini dilengkapi dengan kandungan kemiri, seledri, dan vitamin B5 yang dapat merangsang pertumbuhan rambut, membuatnya lebih hitam dan berkilau, serta melembapkan rambut dan kulit kepala si kecil.

Hair lotion dari Pure Baby ini juga bebas paraben dan telah teruji klinis tidak menimbulkan iritasi sehingga aman digunakan. Kulit kepala bayi pun terhindar dari kerak, kulit kering, atau rambut kusut.

6. Bambi Baby Hair Lotion

Bambi Baby Hair Lotion mengandung allantoin dan vitamin E yang bagus untuk menyejukkan kulit kemerahan karena iritasi ringan. Kulit kepala bayi memang sangat sensitif sehingga sering mengalami iritasi.

Hair lotion ini bagus untuk merawat rambut bayi agar lebih lembut dan berperan mencegah gatal-gatal pada kulit kepala.

7. Beauty Barn Kids Hair Lotion

Beauty Barn Kids Hair Lotion dapat membantu menebalkan, merangsang pertumbuhan rambut, menguraikan rambut yang kusut, dan membuatnya segar sepanjang hari. Produk ini mengandung 100 persen bahan alami, seperti lidah buaya, zaitun, minyak kemiri, minyak lavender, daun rosemary, dan lainnya.

Beauty Barn Kid Hair Lotion memiliki aroma jeruk limau gedang yang menyegarkan. Pemakaian hair lotion ini disarankan untuk bayi berusia 3 bulan ke atas.

8. Mitu Baby Hair Lotion

Kandungan ekstrak kemiri dan urang aring menjadi andalan Mitu Baby Hair Lotion untuk membuat rambut bayi tumbuh lebih lebat, hitam, dan sehat.

Produk ini mengandung Ekstrak Aloe Vera, Kemiri dan Urang Aring untuk menjaga dan melindungi pertumbuhan rambut agar selalu lebat, hitam dan sehat. Tentunya hair lotion bayi ini juga sudah teruji Hypoallergenic.

bayi & menyusui

Kapan Waktu Terbaik Melakukan Vaksin Hepatitis B?

Dapat menyerang fungsi organ hati, virus hepatitis B dapat dicegah menggunakan vaksin. Vaksin hepatitis B bisa diberikan pada dewasa, anak-anak, bahkan bayi yang baru lahir. Namun tentunya dengan penggunaan dosis yang berbeda-beda. 

Vaksin hepatitis B bisa dilakukan untuk mencegah virus hepatitis yang dapat memicu infeksi pada organ hati. Virus ini dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi yang baru lahir sekalipun. 

Dalam beberapa kasus, penyakit hepatitis B ini dapat membaik dengan sendirinya dalam kurun waktu 1 hingga 2 bulan. Hal ini jika terjadi dalam kadar intensitas yang rendah.  

Namun virus ini juga bisa bertahan lebih dari 6 bulan. Tentunya kondisi ini akan menyebabkan peradangan kronis di organ hati, sirosis atau jaringan parut pada hati, kanker hati, hingga memicu gagal hati. 

Waktu terbaik untuk melakukan vaksin hepatitis B

Melakukan vaksin hepatitis B bisa dilakukan kapan saja. Vaksin ini juga bisa diberikan pada siapa saja, baik orang dewasa, anak-anak, hingga bayi yang baru lahir. 

Untuk bayi yang baru lahir wajib diberikan 12 jam setelah kelahirannya. Ini karena sistem kekebalan pada tubuh bayi yang baru lahir belum punya kemampuan untuk melawan virus hepatitis B layaknya orang dewasa. 

Sebab, jika bayi yang terlanjur terinfeksi maka bayi akan mengalaminya seumur hidup. Selain itu manfaat lain dari vaksin hepatitis B ini juga akan mengurangi risiko terkena sirosis bahkan kanker hati pada bayi.

Selain bayi, risiko kematian karena penyakit hati juga bisa mengintai anak di usia 5 tahun pertamanya. Termasuk pula penyakit gagal hati dan kanker hati yang disebabkan oleh penyerangan virus hepatitis B. 

Maka untuk mencegahnya, pemberian vaksin tentunya diwajibkan. Dan vaksin pertama paling baik diberikan dalam kurun waktu 12 jam setelah anak dilahirkan. 

Namun minimal 30 menit sebelum divaksin, bayi terlebih dahulu diberi suntikan vitamin K.

Jenis vaksin Hepatitis B

Vaksin hepatitis B yang diberikan juga berbeda-beda dan sesuai dengan ketentuan berikut:

Pada anak usia 0,1, dan 6 bulan jenis yang diberikan yakni vaksin HB monovalen. Ketika bayi dilahirkan dari ibu yang positif hepatitis B, diberikan vaksin HB yang ditambah dengan  immunoglobulin hepatitis B (HBIg).

Jika yang akan diberikan jenis vaksin hepatitis B yang dikombinasikan dengan DTPw (difteri, tetanus, pertusis), maka pemberian vaksin akan didahului dengan vaksin HB monovalen di usia 0 bulan, kemudian dilanjutkan dengan pemberian vaksin  HB kombinasi DTPw pada saat anak usianya 2, 3, dan 4 bulan.

Untuk jenis vaksin HB yang dikombinasikan dengan DTPa (difteri, tetanus, pertusis), didahului dengan pemberian vaksin HB monovalen di usia anak 0 bulan. Lalu pemberian vaksin HB kombinasi DTPa bisa dilakukan saat anak berusia 2,4, dan 6 bulan.

Vaksin hepatitis B juga wajib diberikan pada anak dan remaja yang usianya di bawah 19 tahun, dimana mereka belum pernah mendapatkan imunisasi hepatitis B ini.

Ukuran dosis pada kategori usia tersebut yakni 0,5 ml. Sementara untuk orang dewasa yang berisiko tinggi terserang hepatitis B diberikan dosis 1 ml. 

Efek samping vaksin Hepatitis B

Efek samping yang dirasakan penerima vaksin hepatitis B ini cukup beragam. 

Namun pada umumnya tidak muncul dan jika terjadi hanya akan berdampak ringan. 

Seperti gatal, demam, bercak merah di kulit, sakit kepala, mudah lelah, bengkak di area suntikan, mual, dan rasa terbakar pada kulit

Apabila terjadi alergi pada bayi setelah divaksin, sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

bayi & menyusui

Bubur Milna, Bubur Pilihan Untuk Bayi

Bubur Milna

Jika Anda baru memiliki anak, ada berbagai hal yang perlu Anda perhatikan untuk menjaga kondisi kesehatannya. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan adalah memberikannya makanan yang tepat. Ketika usia bayi mencapai 6 bulan, bayi bisa mengkonsumsi bubur. Ada berbagai bubur Milna yang bisa dikonsumsi bayi, salah satunya adalah Milna Sup Ayam Jagung. Bubur tersebut dapat dikonsumsi oleh bayi berusia 8 bulan ke atas.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Produk Kesehatan

Sebelum Anda membeli produk kesehatan seperti bubur Milna, Anda sebaiknya perhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Harga

Salah satu hal yang sebaiknya Anda perhatikan adalah harga yang ditawarkan kepada konsumen. Jika harga yang ditawarkan terjangkau, Anda bisa memperoleh produknya dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika harganya kurang terjangkau, Anda bisa mencari alternatifnya.

Jika produk tersebut tersedia dengan harga promo, Anda sebaiknya cari tahu apakah promonya masih berlaku atau tidak.

  • Kualitas produk

Hal lain yang sebaiknya Anda perhatikan adalah kualitas produk. Kualitas produk dapat menentukan kepuasan konsumen. Jika kualitas yang ditawarkan bagus, sebagian orang mungkin akan membeli produk yang sama di lain waktu.

  • Pembelian

Anda sebaiknya jangan asal membeli produk kesehatan, karena barang-barang tersebut mungkin tidak dapat memberikan jaminan kepada konsumen. Oleh karena itu, Jika Anda ingin membeli produk kesehatan di tempat, Anda sebaiknya beli di tempat yang resmi seperti supermarket. Jika Anda ingin membeli produk kesehatan secara online, Anda sebaiknya cari toko online ternama atau toko yang memiliki ulasan yang bagus.

  • Izin edar

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah izin edar produk kesehatan. Jika produk kesehatan, termasuk makanan, ingin dijual di Indonesia, produk-produk tersebut perlu diuji terlebih dahulu oleh pihak terkait seperti BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), untuk mengetahui apakah aman untuk diberikan kepada konsumen atau tidak.

  • Diskusi dan rekomendasi

Jika Anda tidak yakin apakah Anda sebaiknya membeli produk kesehatan yang Anda butuhkan atau tidak, Anda bisa bertanya kepada orang-orang yang Anda kenal dan sering melakukan hal tersebut. Jika Anda sudah mengetahui pendapat mereka dan mayoritas setuju dengan keputusan tersebut, Anda bisa membelinya.

  • Ketentuan

Tidak semua produk kesehatan memiliki aturan pakai yang sama. Oleh karena itu, pengguna perlu baca aturan pakai yang tertera pada kemasan sebelum menggunakannya. Efek samping bisa timbul jika pengguna tidak menggunakan produknya sesuai dengan kemasan.

Untuk menentukan makanan seperti apa yang sebaiknya Anda beli untuk bayi Anda, Anda harus pertimbangkan produk yang sesuai dengan usia bayi Anda. Kandungan yang ideal untuk mendukung kesehatan bayi Anda adalah sayuran dan zat besi.

Tentang Bubur Milna

Jika Anda memberikan bayi Anda bubur Milna, berikut adalah manfaat yang akan diperolehnya:

  • Mendukung pertumbuhan otak.
  • Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi.
  • Menjaga kesehatan pencernaan.

Jika Anda ingin memperoleh bubur Milna seperti Milna Sup Ayam Jagung, Anda bisa membelinya melalui situs SehatQ. Produk tersebut tersedia dengan harga Rp 15.300,00.

Penyajian Bubur Milna

Berikut adalah cara-cara untuk menyajikan bubur untuk bayi:

  1. Tuangkan air panas ke dalam mangkuk dengan jumlah yang ditentukan melalui kemasan.
  2. Masukkan bubur Milna dalam jumlah takaran yang sesuai.
  3. Aduk bubur Milna hingga merata dan pastikan buburnya dalam keadaan hangat.

Jika Anak Anda Mengalami Kondisi Tertentu

Jika anak Anda mengalami kondisi tertentu, Anda sebaiknya temui dokter. Dokter akan memberikan pengobatan yang lebih baik untuk mengatasi kondisi yang dialami anak Anda.

Kesimpulan

Ketika usia bayi Anda setidaknya 6 bulan, Anda bisa memberikannya nutrisi lain seperti bubur. Jika Anda ingin membeli bubur Milna, Anda sebaiknya perhatikan hal-hal yang disebutkan di atas supaya Anda bisa belanja dengan aman. Jika anak Anda mengalami kondisi tertentu, Anda bisa menghubungi dokter.

bayi & menyusui

Bayi Tumbuh Gigi, Bagaimana Perkembangan Idealnya?

Proses bayi tumbuh gigi pertama memang selalu dinanti-nantikan oleh orang tua. Proses alami ini terjadi di usia yang berbeda-beda pada masing-masing bayi. Ada pula berbagai gejala yang muncul menjelang gigi bayi tumbuh.

Pondasi gigi bayi atau gigi susu ini sudah mulai terbentuk saat bayi masih berada dalam kandungan. Bahkan ada kasus langka di mana bayi terlahir dengan satu atau dua gigi depan. Ada pula bayi yang mengalami tumbuh gigi di usia beberapa minggu kehidupannya.

Usia Bayi saat Mulai Tumbuh Gigi

Secara umum, bayi mengalami pertumbuhan gigi di usia 6-10 bulan. Ada pula yang muncul lebih awal di usia 3 bulan. Sebaliknya, tak jarang bayi mengalami keterlambatan tumbuh gigi di usia 1 tahun ke atas. 

Gigi yang pertama kali muncul dimulai dari gigi seri, dan diakhiri oleh pertumbuhan gigi taring. Dua gigi seri tengah bagian bawah adalah gigi pertama yang paling umum muncul. Kemudian, selang 4-8 minggu setelahnya, akan muncul gigi seri atas dan gigi seri samping atas dan bawah.

Jika gigi seri sudah tumbuh lengkap, maka akan muncul gigi geraham yang fungsinya untuk mengunyah makanan. Lalu, diikuti pula dengan pertumbuhan gigi geraham kedua di usia bayi 23 dan 31 bulan.

Saat usia anak menginjak 36 bulan atau 3 tahun, akan muncul gigi taring untuk melengkapi 20 buah gigi susu anak. Gigi taring ini gigi yang paling terakhir tumbuh. Jika gigi susu anak belum lengkap saat anak berusia 3 tahun, maka segera periksakan anak ke dokter gigi.

Merangsang Pertumbuhan Gigi Anak Menurut Dokter Spesialis Gigi Anak

Menurut drg. Merdiana Dwi Trasti, SpKGA, Dokter Spesialis Gigi Anak dari RS Primaya Evasari Jakarta, menyebut bahwa usia 6-12 bulan umumnya anak mengalami pertumbuhan gigi seri bagian bawah dan bagian atas. Jika memang belum ada tanda-tanda adanya proses pertumbuhan gigi anak di usia tersebut, maka Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini. 

  • Memperbanyak makan makanan yang bertekstur kasar. Misalnya memberikan finger food sayur atau buah saat dengan tekstur halus namun cukup padat saat snack time. Seperti misalnya brokoli, kembang kol, wortel, timun, pisang, pepaya, dan melon.
  • Menggosok gusi dengan kasa 1 kali sehari sebelum tidur meskipun bayi belum tumbuh gigi. Membersihkan area gusi ini untuk membersihkan gusi dari sisa makanan. Selain itu, penggunaan kain kasa yang dililit ke jari juga bisa memperlancar peredaran darah di area gusi.
  • Memberikan bayi teether yang berbahan karet dan aman. Teether ini bisa berbentuk ring atau sikat gigi karet sehingga lebih mudah digenggam oleh bayi, namun penggunaannya harus di bawah pengawasan orang tua.

Hal-hal tersebut bisa merangsang otot pengunyahan dan gusi bayi sehingga proses pertumbuhan gigi bisa lebih optimal. Namun, jika usia bayi sudah 12 bulan dan belum ada tanda-tanda pertumbuhan gigi, maka konsultasikan ke dokter gigi anak untuk mendapatkan analisa secara medis.

Jika Bayi Tak Kunjung Tumbuh Gigi Pertama….

Setiap bayi memiliki kemampuan berbeda-beda dalam tumbuh kembangnya. Anda sebagai oran tua tidak perlu khawatir selama memperhatikan apakah ada faktor genetik dan faktor medis yang menyebabkan terhambatnya pertumbuhan gigi Si Kecil. Perhatikan pula makanan yang dikonsumsi anak untuk bisa merangsang pertumbuhan giginya. Penting sekali untuk memeriksakan kesehatan gigi anak sejak kecil secara rutin agar mengetahui tumbuh kembang giginya.

Bayi tumbuh gigi memang proses yang tidak begitu mudah bagi anak dan bagi orang tua. Anda bisa memeriksakan kondisi anak bila gigi pertamanya tak kunjung muncul.

bayi & menyusui

Obat Batuk Bayi Alami, Efektif Meredakan Sakit Tenggorokan

Obat Batuk Bayi Alami, Efektif Meredakan Sakit Tenggorokan

Pilek dan batuk sering terjadi pada anak kecil. Membantu anak untuk merasa nyaman dan mengelola gejalanya dapat membantu mereka mendapatkan istirahat yang dibutuhkan untuk membantunya cepat pulih. Akan tetapi obat batuk bayi tidak selalu disarankan untuk diberikan. Batuk biasa bisa berlangsung hingga dua minggu. Oleh karena itu, Anda dapat mencoba beberapa tips perawatan berikut untuk mengobati bayi batuk tanpa penggunaan obat-obatan yang dijual bebas.

1. Gunakan obat tetes hidung 

Anda dapat membeli obat tetes hidung yang dijual bebas ini di apotek, apabila bayi mengalami batuk yang disertai dengan pilek. Gunakan dengan alat suntik hidung atau peniup hidung, yang dapat melembutkan lendir dan membantu mengeluarkannya. Apabila Anda belum pernah menggunakannya, cobalah untuk membaca dan mengikuti petunjuk yang ada pada botol untuk memberikan obat tetes hidung dengan aman.

Anda dapat memberikannya dengan cara mendudukkan bayi di atas bak mandi dengan air hangat. Suhu air yang hangat juga dapat membersihkan saluran hidung dan melembutkan lendir hingga membuatnya cepat keluar.

2. Berikan ASI secara rutin

Menjaga bayi tetap terhidrasi adalah kunci untuk menjaga agar lendirnya tetap mengalir dan mudah batuk. Jika bayi Anda mengalami dehidrasi, hidung mampet dan sekresi lainnya mungkin mengering dan sulit dihilangkan dengan batuk.

Berikanlah ASI atau tambahkan jumlah susu formula secara teratur sesering yang dibutuhkan anak Anda. Para ahli mengatakan cairan tambahan tidak diperlukan, tetapi mereka merekomendasikan untuk menjaga jumlah yang normal.

4. Gunakan humidifier

Alat ini berfungsi melembabkan udara yang dihirup anak Anda dan untuk menjaga aliran udara tetap segar. Humidifier mampu menambah kelembapan pada kamar bayi. Anda dapat mengalirkan air panas di kamar mandi, menutup pintu kamar mandi, dan membiarkan kelembapan terbentuk. Hanya 10–15 menit sudah cukup.

Anda juga dapat menepuk dada dan punggung bayi untuk membantu melonggarkan lendir yang membandel. Berikan tekanan kuat yang sedikit lebih keras untuk membuatnya bersendawa atau batuk, hingga mengeluarkan riak.

5. Berikan madu (untuk bayi di atas usia 1 tahun)

Untuk bayi berusia 12 bulan atau lebih, Anda dapat mencoba memberi mereka sedikit madu sebelum tidur atau tidur siang. Madu akan melapisi tenggorokan si kecil untuk meredakan nyeri. Madu sama efektifnya dengan dekstrometorfan penekan batuk OTC.

Berikan anak Anda satu setengah hingga satu sendok teh madu sesuai kebutuhan. Namun, ketahuilah bahwa madu tidak cocok untuk bayi yang lebih kecil dari usia 12 bulan, karena risiko botulisme, yang merupakan bentuk keracunan makanan mungkin saja terjadi.

6. Angkat kepala bayi saat tidur

Gunakan bantal yang agak lebih tinggi untuk mengangkat kepala bayi. Anda juga dapat melakukan ini dengan meletakkan handuk yang digulung di bawah kasur di ujung tempat kepala anak bersandar. Hal ini akan membantunya lebih mudah bernapas dan membuka paru-parunya.

7. Gunakan minyak esensial

Produk-produk herbal ini semakin populer dan beberapa di antaranya mungkin efektif meredakan batuk atau nyeri otot saat dioleskan pada kulit atau disebarkan ke udara. Anda dapat menggunakan minyak esensial dengan aroma peppermint yang dicampurkan dengan lavender. Wanginya yang menyegarkan dan menenangkan akan membuat bayi cepat tidur dengan pulas. Akan tetapi selalu bicarakan dengan dokter Anda sebelum menggunakan minyak esensial dan obat batuk bayi lainnya. 

bayi & menyusui

Tips Aman Gunting Kuku Bayi yang Baru Lahir

Tips Aman Gunting Kuku Bayi yang Baru Lahir

Menggunting kuku bayi, apalagi untuk bayi yang baru lahir, bukanlah kegiatan yang mudah dilakukan. Diperlukan kesabaran dan juga trik agar bayi tidak rewel saat kita menggunting kukunya. 

Menggunting kuku bayi juga penting dilakukan untuk mencegah masuknya kuman ke dalam tubuh bayi, apalagi saat bayi sudah bisa menghisap tangannya sendiri. 

Untuk menggunting kuku bayi yang baru lahir, dibutuhkan teknik khusus karena kuku masih sangat tipis dan lembut serta biasanya kuku menempel pada kulit tangan, jadi harus ekstra hati-hati. 

Agar proses gunting kuku bayi bisa berjalan dengan lancar, ada beberapa tips yang bisa kamu coba, terutama menggunting kuku bayi saat sedang tidur. 

Pilih gunting kuku bayi dengan model bulat

Sebaiknya pilih gunting kuku khusus bayi dengan bentuk ujungnya yang bulat, sehingga tetap aman dan mencegah luka pada kuku bayi.

Kamu juga bisa memilih model gunting kuku bayi yang dilengkapi dengan kaca pembesar. Hal ini membantu melihat bentuk kuku bayi yang sangat kecil.

Gunting kuku bayi saat tidur

Untuk menghindari bayi rewel atau tidak nyaman, sebaiknya gunting kuku bayi saat sedang tidur. Pastikan kamu memotongnya secara perlahan dan jangan sampai membuat bayi terbangun. 

Apabila bayi mulai menggeliat, kamu bisa tenangkan bayi dengan menepuk-nepuk bagian pantat atau paha. 

Kamu bisa menggunakan gunting kuku yang dilengkapi dengan cahaya, sehingga tetap aman meskipun dilakukan pada malam hari. 

Cari posisi nyaman untuk bayi

Saat akan menggunting kuku bayi, apalagi untuk newborn, pastikan cari posisi yang paling nyaman.

Caranya dengan meletakkan bayi di pangkuan atau bisa dilakukan di tempat yang nyaman, seperti tempat tidur dengan udara yang sejuk, sehingga bayi tidak kegerahan dan tidak merasa terganggu.

Cari tempat yang terang

Mengingat kuku bayi masih sangat kecil dan rentan terluka, sebaiknya cari tempat dengan penerangan yang bagus.

Bila perlu kamu bisa menambahkan lampu tambahan saat menggunting kuku bayi. Namun pastikan lampu tersebut tidak membuat bayi silau dan tidak nyaman, ya. 

Gunting kuku bayi dengan cara yang tepat

Untuk menggunting kuku bayi, diperlukan teknik yang tepat agar bayi tetap nyaman. Caranya yakni dengan menekan bantalan jari yang jauh dari kuku, sehingga memudahkan kita memotong kuku yang panjang. 

Sebab, pada bayi yang baru lahir, biasanya kuku masih menempel pada jari karena bentuknya yang masih sangat tipis. 

Jangan panik

Menggunting kuku bayi yang baru lahir mungkin jadi pengalaman pertama untuk kita. Namun jangan sampai membuat kita panik, ya. Sebab, hal ini malah bisa membuat kuku bayi jadi terluka. 

Sebaiknya kita juga menyiapkan peralatan P3K apabila kita tak sengaja membuat tangan bayi terluka. Seandainya hal ini terjadi, segera bersihkan tangan bayi dengan air bersih, kemudian tekan-tekan perlahan pada bagian kuku yang terluka menggunakan kain kasa. 

Sebaiknya biarkan luka pada kuku terbuka dan jangan ditutup menggunakan plester atau kain. Namun, bila darah terus mengucur, kamu bisa menekannya beberapa saat secara perlahan atau konsultasikan dengan dokter. 

Haluskan kuku bayi

Setelah memotong kuku bayi dan merasa belum rapi, kamu bisa mengikir kuku bayi dengan alat khusus agar kuku bayi jadi halus dan terawat. Dengan mengikir kuku juga bisa mencegah kuku bayi cepat panjang. 

Itu dia beberapa tips menggunting kuku bayi, khususnya bayi yang baru lahir. Kuncinya, tetap tenang, gunakan alat khusus, dan lakukan secara perlahan, ya.

bayi & menyusui

Rasanya Enak, Ini Rekomendasi ASI Booster Cookies Kekinian

Kini sudah banyak rekomendasi ASI booster dengan rasa yang enak dan bisa meningkatkan produksi ASI. Jika dulu ASI booster hanya terbatas pada suplemen atau olahan daun katuk, kini tersedia juga ASI booster yang berbentuk makanan enak seperti cookies.

Rasa dan bentuk cookies untuk ASI booster tidak jauh berbeda dengan cookies pada umumnya, bahkan memiliki banyak varian, seperti cokelat, almond, hingga rasa keju. 

Salah satu keunggulan ASI booster cookies, selain rasanya yang enak, penyimpanannya juga mudah dan tahan lama, serta tak repot ketika dikonsumsi. 

Meskipun berbentuk cookies, namun camilan untuk ASI booster ini dibuat dengan bahan-bahan yang sehat dan bernutrisi seperti flaxseed (biji kaya serat), gandum, almond, dan sedikit menggunakan gula. 

Kamu pun bisa membelinya secara langsung di beberapa e-commerce atau official storenya. Berikut ini rekomendasi ASI booster untuk cookies dengan rasa yang enak. 

MamaBear Kukis Almond Oat

ASI booster MamaBear Kukis Almond termasuk salah satu ASI booster yang jadi favorit para ibu menyusui. Selain rasanya yang enak, variasi rasanya juga banyak, lho! Mulai dari rasa cokelat chip, cookies & cream, dan juga rasa kurma. 

MamaBear Kukis Almond Oat ini terbuat dari campuran makanan sehat seperti almond, oat, flaxseed, dan juga ekstrak ragi. Tak heran jika kandungan nutrisinya juga banyak, seperti kalsium, zat besi, protein, antioksidan, hingga asam amino yang tinggi. Kandungan pada flaxseednya juga terdapat phytoestrogen yang bisa meningkatkan produksi ASI.

Untuk ukuran 150gram MamaBear Kukis Almond Oat, dibandrol dengan harga Rp60 ribu. 

Cookies by Boosterasi

Cookies by Boosterasi memiliki empat varian rasa yang juga enak, seperti choco, almond, cheese, dan oat raisin. 

Cookies by Boosterasi diformulasikan khusus oleh food nutritionist yang tidak hanya meningkatkan produksi ASI tetapi juga menyediakan kelengkapan nutrisi untuk ASI. 

Di dalam Cookies by Boosterasi terdapat kandungan oatmeal, ekstrak daun katuk serta suplemen herbal yang membuat volume serta kualitas ASI meningkat. Selain itu, Cookies Boosterasi juga tidak menggunakan bahan pengawet dan pemanis. 

Untuk 200 gram Cookies by Boosterasi dibandrol dengan harga Rp85 ribu.

Mama Time Cookies

Mama Time Cookies juga menjadi salah satu ASI booster favorit karena kandungannya yang bebas dari gluten, telur, produk susu dan turunannya, serta rendah gula. 

Seperti cookies lainnya, Mama Time Cookies juga diolah dari superfood seperti flaxseed, oatmeal, dan juga palm sugar. 

Untuk ukuran 200 gram, Mama Time Cookies dibandrol dengan harga Rp38 ribu. 

Blackmond Cookies Ladang Lima

ASI booster Blackmond Cookies Ladang lima juga bebas dari kandungan gluten dan terbuat dari bahan-bahan yang sehat seperti flaxseed, palm sugar, kacang almond dan dark chocolate

Terdapat nutrisi zat flavonoid di dalam dark chocolate sebagai antioksidan yang bisa meningkatkan produksi ASI.

Blackmond Cookies Ladang Lima juga sudah bersertifikasi halal dan tidak mengandung MSG. 

Terdapat variasi rasa lain yakni pumberry yang merupakan cookies dengan campuran biji labu dan juga cranberry.

Satu bungkus Blackmond Cookies Ladang Lima dibandrol dengan harga Rp30 ribu. 

Lactokies Biskuit ASI

Lactokies Biskuit ASI terbuat dari daun torbangun atau daun jintan yang biasanya digunakan sebagai booster ASI oleh masyarakat Batak.

Selain itu, Lactokies Biskuit ASI juga diolah dengan bahan-bahan yang sehat, seperti almond, dan juga gluten free.

Selain untuk melancarkan ASI, Lackokies juga bermanfaat untuk menambah kekebalan ibu dan bayi. 

Satu bungkus Lactokies yakni sebanyak 150 gram dibandrol dengan harga Rp50ribu. 

Nah, itu dia 5 rekomendasi ASI booster cookies yang bisa dijadikan referensi. Rasanya yang enak bisa membuat mood ibu bahagia, sehingga produksi ASI pun melimpah.

bayi & menyusui

5 Manfaat Bedak My Baby untuk Kulit Bayi

Setelah si Kecil mandi, masih ada rangkaian perawatan tubuh yang menanti. Mulai dari baluran minyak telon, lotion, sampai cologne. Salah satu tahapan yang tidak boleh terlewat tentu saja menggunakan bedak My Baby. Namun karena kulit bayi yang masih sensitif, Ibu harus pandai memilih produk seperti apa yang cocok dengan si Kecil. Bukan cuma harum yang menyegarkan, manfaat utamanya tentu harus bisa menjaga kesehatan kulit bayi. Berikut adalah manfaat bedak My Baby yang perlu Ibu ketahui.

Bedak My Baby menawarkan banyak produk yang bisa dicoba.
  1. Menjaga Kelembapan Kulit

Manfaat bedak My Baby yang pertama yaitu menjaga kelembapan kulit terutama di daerah lipatan seperti bagian leher, lengan, ketiak, paha, dan kaki yang berpotensi menyimpan keringat. Satu hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan bedak, jangan langsung ditaburkan atau menggunakan spons karena bisa menimbulkan gesekan pada kulit bayi. Cara yang tepat yaitu taburkan bedak di tangan Ibu, baru diusapkan secara perlahan ke tubuh bayi. Sentuhan tangan Ibu secara langsung juga akan membuat si Kecil merasa nyaman.

  1. Mencegah Biang Keringat

Biang keringat terjadi karena produksi keringat yang berlebih pada beberapa bagian tubuh, terutama daerah lipatan. Kelenjar keringat yang belum berkembang sepenuhnya membuat bayi rentan terkena biang keringat. Biasanya biang keringat akan muncul di bagian punggung, dada, dan wajah. Salah satu cara mencegahnya yaitu dengan menggunakan bedak yang mengandung Kaolin. Ibu bisa menggunakan bedak My Baby untuk membuat kulit bayi terasa sejuk. Formulanya yang ringan dan lembut bisa membantu menyerap keringat dan menjaga kelembapan kulit bayi.

  1. Mengurangi Timbulnya Iritasi

Iritasi biasanya muncul karena gesekan antar kulit. Bisa juga karena bahan pakaian yang dikenakan tidak cocok dengan kulit bayi yang sensitif. Kulit iritasi akan terasa gatal dan muncul ruam kemerahan sampai timbul rasa perih. Biasanya, ini yang membuat si Kecil rewel. Manfaat menggunakan Bedak My Baby bisa mengurangi rasa gatal dan perih akibat iritasi. Jangan lupa menyiapkan pakaian dari bahan yang nyaman untuk kulit bayi. Gunakan pakaian yang longgar dengan bahan yang mudah menyerap keringat.

  1. Melatih Indra Penciuman

Indra penciuman bayi sudah sensitif sejak ia lahir. Oleh karena itu, bedak My Baby bisa menjadi stimulasi yang menyenangkan untuk si Kecil. Ada beberapa rekomendasi bedak My Baby yang cocok untuk membantu menstimulasi indra penciuman si Kecil. Masing-masing memiliki aroma khas seperti Soft & Gentle, Sweet Floral, Fresh Fruity, dan Telon Plus. Harumnya yang menyegarkan dan tidak menyengat bisa sangat membantu dalam melatih perkembangan indra penciuman bayi. Ibu juga bisa ikut memilih aroma yang disukai.

  1. Meningkatkan Ikatan Ibu

Ikatan Ibu dengan buah hati merupakan hal penting dalam tumbuh kembang si Kecil, bahkan dimulai ketika bayi masih dalam kandungan. Salah satu cara untuk memperkuat ikatan ibu dengan bayi yaitu dengan rutin melakukan skin to skin. Misalnya melalui sentuhan tangan ibu ketika mengusap bedak My Baby pada tubuh si Kecil dengan penuh kasih sayang, akan membuatnya merasa aman, dan nyaman. Selain memberikan rasa tenang pada bayi, Ibu juga bisa membuat bayi merasa segar dan terlindungi.

Jadi, bukan hanya bermanfaat untuk perawatan tubuh bayi, bedak My Baby juga bisa ikut membantu dalam tumbuh kembang si Kecil. Karena sudah teruji secara klinis, Ibu tidak perlu khawatir dengan kandungan yang ada di dalamnya. Bedak My Baby dibuat sesuai dengan kebutuhan kulit bayi dan dari bahan alami. Ibu bisa memakainya secara rutin setiap habis mandi dengan aman. Si Kecil bisa wangi sepanjang hari, bebas dari iritasi dan keringat, sehingga kulitnya tetap sehat dan terawat.