Penyakit

Nodul dan Polip Pita Suara, Apa Penyebabnya?

Nodul dan polip pita suara adalah pertumbuhan non-kanker yang keras dan kasar pada pita suara. Ukuran pertumbuhan non-kanker tersebut bervariasi, mulai dari sekecil kepala jarum hingga sebesar kacang. Anda bisa mendapatkan nodul akibat terlalu mengejan atau berlebihan menggunakan suara, terutama akibat bernyanyi, menjerit, atau berbicara terlalu kencang dalam waktu yang lama. Artikel ini akan membahas hal-hal seputar nodul dan polip pita suara

Apa penyebab dan gejalanya?

Pita suara Anda adalah pita jaringan yang berbentuk V yang berada di tengah kotak suara. Saat Anda berbicara atau bernyanyi, udara dari paru-paru naik melewati pita suara dan membuatnya bergetar terbuka. Apabila Anda terlalu berlebih dalam menggunakan suara atau menggunakannya secara tidak tepat, Anda dapat mengiritasi pita suara. Setelah beberapa lama, daerah yang iritasi mengeras hingga kapalan kecil terbentuk. Kapalan tersebut akan terus tumbuh apabila Anda tidak mengistirahatkan pita suara. Pertumbuhan ini dapat mencegah pita suara untuk bergetar dengan normal. Kurangnya getaran dapat mengubah “pitch” dan nada suara Anda. Nodul dan polip pita suara biasanya memengaruhi orang-orang yang sering bernyanyi atau berbicara, misalnya pemandu sorak, pelatih, pembawa acara radio, guru, dan pengkhotbah. 

Penggunaan berlebih bukan satu-satunya alasan mengapa seseorang menderita nodul dan polip pita suara. Beberapa kemungkinan penyebab lainnya adalah merokok, penggunaan alkohol secara rutin, sinusitis, alergi, peregangan otot saat Anda berbicara, efek samping dari obat-obatan, dan hypothyroidism. Siapa saja dapat memiliki nodul dan polip pita suara, termasuk anak-anak. Namun, pertumbuhan ini lebih sering terjadi pada wanita yang berusia antara 20 hingga 50 tahun, dan pada anak laki-laki. Meningkatnya risiko pada kelompok tersebut kemungkinan ada hubungannya dengan ukuran pangkal tenggorokan mereka. Nodul juga banyak dijumpai pada para penyanyi. 

Beberapa gejala nodul dan polip pita suara yang lazim dijumpai adalah perubahan suara. Nodul pita suara dapat mengubah bunyi dari suara Anda, membuatnya menjadi lebih serak, kasar, terdengar lelah, pecah-pecah, dan dengan nada yang lebih rendah dibandingkan dengan biasanya. Selain itu, nodul dan polip pita suara juga dapat membatasi rentang bernyanyi. Apabila Anda adalah seorang penyanyi, Anda akan kesulitan dalam mencapai nada yang lebih tinggi karena nodul mengurangi rentang suara. Bahkan, beberapa orang kehilangan kemampuan bernyanyi sepenuhnya. Gejala lain nodul pita suara adalah rasa nyeri, seperti rasa sakit yang muncul di antara telinga, nyeri leher, dan terasa ada gumpalan yang terjebak di tenggorokan. Nodul pita suara juga membuat Anda mudah batuk, ingin terus membersihkan tenggorokan, dan menyebabkan penderitanya merasa lelah. 

Perawatan

Perawatan nodul dan polip pita suara berawal dengan mengistirahatkan pita suara Anda. Anda perlu menghindari bernyanyi, berteriak, dan berbisik untuk mengurangi pembengkakan dan memberikan waktu untuk nodul mulai menyembuhkan diri. Dokter akan memberitahu Anda berapa lama Anda perlu beristirahat. Terapi pita suara merupakan jenis perawatan lain. Ahli patologi bicara dan bahasa akan mengajari Anda bagaimana menggunakan suara dengan aman, sehingga Anda tidak akan berlebihan dalam menggunakanya di masa depan. 

Perawatan nodul dan polip pita suara juga dapat berfokus dalam mengobati kondisi-kondisi medis yang mungkin dapat menyebabkan nodul pita suara, misalnya refluks asam, alergi, sinusitis, dan gangguan thyroid. Apabila nodul dan polip pita suara Anda tidak sembuh setelah beberapa minggu atau berukuran sangat besar, Anda mungkin membutuhkan operasi untuk mengangkatnya. Phonomicrosurgery digunakan untuk merawat nodul dan polip pita suara. Dokter ahli bedah alat menggunakan alat kecil dan microscope untuk mengangkat nodul tanpa merusak jaringan sehat di sekitarnya. 

Penyakit

Fenilketonuria, Kelainan Genetika yang Langka

Fenilketonuria, Kelainan Genetika yang Langka

Fenilketonuria atau juga dikenal dengan PKU adalah kelainan genetika yang tergolong langka. Kondisi ini memicu pembentukan dan penumpukan asam amino yang disebut fenilalanin di dalam tubuh. 

Fenilalanin bukanlah senyawa atau kandungan yang dapat diproduksi tubuh secara alami. Fenilalanin berasal dari makanan berprotein dan pemanis buatan. Ketika tubuh tidak mampu memproduksi enzim khusus untuk mengurangi fenilalanin, maka jumlah asam amino ini akan semakin bertambah di tubuh penderita dan menyebabkan terjadinya kelainan genetika.

Gejala Fenilketonuria

Layaknya penyakit lain di dalam tubuh, fenilketonuria juga dapat menimbulkan gejala pada tubuh penderitanya. Gejala atau tanda yang dapat muncul adalah seperti berikut:

  • Gangguan perilaku
  • Tremor
  • Epilepsi
  • Ruam pada kulit
  • Warna kulit lebih terang karena kadar melanin tidak normal
  • Bau apek pada badan, napas, dan urine
  • Hiperaktif
  • Gangguan kejiwaan

Pada ibu hamil dengan kondisi PKU yang tidak terkendali, janin juga akan terpapar kadar fenilalanin yang lebih tinggi dari biasanya. Kondisi ini dapat membuat bayi yang belum lahir mengalami beberapa risiko berikut:

  • Berat badan lahir yang rendah
  • Pertumbuhan tertunda
  • Komplikasi jantung
  • Ukuran kepala lebih kecil 

Kondisi lainnya yang dapat terjadinya karena penumpukan fenilalanin di dalam tubuh adalah kerusakan otak. Maka dari itu, penderita fenilketonuria harus didiagnosis dan ditangani dengan tepat serta secepat mungkin.

Penyebab Fenilketonuria 

Fenilketonuria adalah kelainan genetika, sehingga penyakit ini merupakan kondisi bawaan pasien sejak lahir. Kelainan genetik ini diturunkan oleh orang tua kepada anak ketika gen tersebut bermutasi atau berubah. Selain itu, PKU juga lebih sering dialami oleh orang yang memiliki ras tertentu seperti orang-orang keturunan Amerika Asli dan Eropa Utara.

Pada penderita fenilketonuria, terjadi mutasi pada gen phenylalanine hydroxylase (PAH). Fungsi dari gen ini adalah untuk menciptakan enzim phenylalanine hydroxylase yang berguna untuk mengurangi fenilalanin di dalam tubuh. Namun, ketika terjadi mutasi pada gen phenylalanine hydroxylase, tubuh menjadi tidak dapat memproses fenilalanin. Hal ini menyebabkan tubuh tidak bisa mengurangi fenilalanin di dalam tubuh dan terjadi penumpukan.

Seperti yang sebelumnya disebutkan bahwa fenilalanin berasal dari makanan berprotein dan pemanis buatan. Ketika penderita mengkonsumsi makanan tersebut maka penumpukan fenilalanin dapat terjadi di dalam tubuh.

Pengobatan Fenilketonuria 

Pengobatan bagi penderita fenilketonuria akan bergantung pada tingkat keparahan penyakit dan berapa lama pasien mengalami kondisi tersebut. Untuk menangani fenilketonuria, berikut beberapa penanganan yang dapat dilakukan:

  1. Mengkonsumsi Obat

Pasien fenilketonuria biasanya akan diresepkan obat sapropterin. Sapropterin bekerja untuk meningkatkan ketahanan tubuh pasien terhadap kadar fenilalanin yang tinggi.

  1. Diet PKU khusus

Penyebab utama dari kondisi ini adalah kadar fenilalanin yang tinggi. Maka dari itu, pasien harus menjalani diet khusus untuk memastikan bahwa kadar fenilalanin didalam tubuh tidak terlalu tinggi. Caranya adalah dengan membatasi jumlah asupan protein dan makanan dengan pemanis buatan.

Ibu dari anak yang mengalami kondisi PKU harus mendiskusikan pemberian ASI dengan dokter. Hal ini dikarenakan di dalam ASI juga terdapat fenilalanin.

Makanan yang dapat dikonsumsi saat menjalani diet PKU adalah seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian yang termasuk sereal rendah protein, dan makanan fenilalanin rendah.

Sedangkan untuk makanan yang harus dihindari saat diet PKU adalah seperti produk susu, telur, ikan, daging, unggas, kacang-kacangan, makanan yang mengandung aspartam, dan makanan serta minuman yang diberi kandungan pemanis buatan.

Jika anak Anda mengalami fenilketonuria atau bahkan Anda mengalami kondisi ini dan baru saja melahirkan atau berencana untuk memiliki anak, Anda perlu berkonsultasi ke dokter atau penyedia layanan kesehatan untuk menyusun rencana perawatan pribadi guna mengurangi risiko komplikasi PKU.

Tips

Berbeda dari Biasanya, Bagaimana Cara Mengatasi Cegukan Kronis?

Cegukan seringkali membuat Anda tidak nyaman. Gangguan ini biasanya hanya terjadi selama beberapa menit saja. Jika mengalami cegukan lebih dari 48 jam maka sebaiknya Anda perlu waspada. Kondisi ini disebut juga cegukan kronis yang mungkindisebabkan penyakit atau kondisi medis tertentu. Saat mengalami cegukan kronis, produktivitas pun menurun serta suara dan gerakannya mengganggu orang-orang di sekitar Anda.  

Ciri-ciri cegukan parah

Beberapa orang mengalami cegukan dalam rentang waktu beberapa menit. Faktanya, hal tersebut bukan menjadi masalah serius yang perlu mendapatkan penanganan khusus. Akan tetapi, apabila cegukan berlangsung selama lebih dari 2 hari maka bisa dianggap sebagai cegukan kronis.

Bahkan ada beberapa kasus cegukan yang berlangsung selama bertahun-tahun. Kondisi ini sudah pasti menandakan adanya masalah kesehatan. Meskipun cegukan tidak berlangsung terus menesrus atau memiliki pola berulang dan rutin, Anda tidak boleh mengabaikannya.

Pada dasarnya, cegukan merupakan aktivitas kejang diafragma. Saraf yang berfungsi mengatur pernapasan kemungkinan mengalami keruskan atau iritasi. Tekanan saraf di bagian tubuh lain di luar sistem pernapasan juga dapat mengakibatkan cegukan kronis.

Apa penyebabnya?

Cegukan kronis tidak memiliki penyebab pasti, beberapa orang mengalami gangguan ini karena mengidap penyakit tertentu. Cegukan kronis jarang terjadi di masyarakat dan cenderung lebih sering dialami wanita. Berikut ini merupakan pihak-pihak yang berisiko tinggi mengalami cegukan kronis:

  • Gangguan kecemasan atau gangguan mental lainnya
  • Penyakit hati, misalnya hepatitis
  • Penykit usus, misalnya Crohn’s disease dan radang usus buntu
  • Penyakit lambung, misalnya tukak lambung
  • Penyakit paru-paru, misalnya pneumonia
  • Hamil
  • Kanker atau tumor
  • Mengonsumsi alkohol berlebihan
  • Gangguan sistem saraf
  • Pernah menjalani operasi di daerah perut
  • Baru saja melakukan anastesi total

Terdapat kejadian dimana bagian otak tidak mampu mengontrol aktivitas tidak sadar, seperti bernapas. Kemudian tiba-tiba bagian tersebut mengalami gangguan yang mungkin disebabkan stroke, cedera kepala, atau multiple sklerosis.

Seseorang juga dapat mengalami cegukan kronis setelah menjalani prosedur operasi otak atau pencernaan. Hal ini menunjukkan bahwa intervensi medis di bagian tubuh tertentu juga memengaruhi gangguan ini.

Terapi yang dilakukan

Penelitian mengenai terapi dan pengobatan cegukan kronis yang efektif masih terbatas. Pengobatan mungkin dapat menjadi cara mengatasi cegukan yang terjadi, namun lebih penting lagi mencari solusi agar cegukan tidak terjadi lagi secara berulang. Food and Drug Administration (FDA) menyetujui penggunaan chlorpromazine sebagai obat cegukan kronis. Jenis obat penenang serta pencegah kejang otot juga bisa digunakan.

Apabila cegukan biasa mudah berhenti dengan cara minum air putih dan menahan napas selama beberapa detik, beda halnya dengan cegukan kronis. Berikut ini terapi lain yang dilakukan:

  • Sembuhkan penyakit utama penyebab cegukan kronis
  • Mengonsumsi obat-obatan yang dianjurkan, seperti chlorpromazine, baclofen, valproic acid, atau metoclopramide
  • Operasi pemasangan alat elektrik yang merangsang saraf vagus
  • Memberikan anastesi saraf frenik
  • Akupuntur

Dampak cegukan kronis terhadap kesehatan mental

Penderita berisiko mengalami stres dan cemas yang akan sangat mengganggu produktivitas. Oleh karena itu, menjaga kesehatan mental sangat dibutuhkan. Penderita perlu memberitahu kondisinya ke orang-orang tersekat seperti keluarga, pasangan, sahabat, atau kolega. Cara tersebut dipercaya mampu mengurangi stres.

Cegukan kronis akan mengganggu kualitas dan jumlah jam tidur. Seringkali penderita terbangun tiba-tiba di malam tidur. Buruknya kebiasaan tidur menyebabkan memburuknya suasana hati dan kekurangan energi keesokan harinya. Kelelahan juga semakin parah jika kondisi ini berlangsung lama.

Hidup Sehat

Apa Saja Khasiat Susu Kedelai?

Setiap orang dihimbau untuk menjaga kesehatan, terutama saat ini dunia menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan, salah satunya termasuk mengkonsumsi minuman yang sehat. Ada berbagai minuman yang dapat membantu menjaga kondisi tubuh, salah satunya termasuk susu kedelai. Khasiat susu kedelai berguna ibu menyusui.

Kandungan Susu Kedelai

Susu kedelai dapat Anda konsumsi setiap hari. Susu tersebut juga mengandung berbagai sumber yang bermanfaat, antara lain:

  • 54 kalori (per 100 gram).
  • Serat (2,4 gram).
  • Protein (17,5 gram).
  • Lemak (10 gram).
  • Zinc (1,5 mg).
  • Folat (60,9 mcg).
  • Vitamin B6 (0,076 mcg).
  • Vitamin B12 (7,5 mcg).

Manfaat Susu Kedelai

Khasiat susu kedelai direkomendasikan untuk ibu menyusui untuk menjaga kesehatan mereka. Minuman tersebut tidak hanya memberikan kenikmatan dan dapat dikonsumsi dengan makanan lain yang sehat, namun juga dapat memberikan manfaat sebagai berikut:

  1. Memberikan energi

Setiap ibu menyusui membutuhkan energi sebanyak 15 hingga 25 persen. Jika ibu menyusui mengkonsumsi susu kedelai, mereka akan memenuhi kebutuhan kalori.

Susu kedelai mengandung lemak dimana kandungan tersebut dapat menyediakan energi bagi tubuh manusia. Jumlah lemak yang disediakan pada tubuh manusia adalah 20 hingga 25 persen dari energi yang dibutuhkan tubuh. Susu tersebut juga mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi untuk sel yang ada di dalam tubuh manusia.

  1. Menjaga kekebalan tubuh

Susu kedelai juga dapat menjaga kekebalan tubuh manusia karena mengandung zinc. Zinc dapat memastikan tubuh tetap stabil, walaupun tubuh manusia berpotensi mengalami kondisi tertentu akibat radikal bebas.

  1. Menjaga kondisi pencernaan

Susu kedelai juga dapat menjaga kondisi pencernaan karena mengandung serat. Hal tersebut dapat mengurangi risiko pada pencernaan seperti diare.

  1. Memperbaiki suasana hati

Susu kedelai juga dapat memperbaiki suasana hati (mood) manusia. Kandungan folat, vitamin B6, dan B12 dapat menurunkan risiko depresi. Sebuah penelitian menyatakan bahwa vitamin B6 dapat meningkatkan produksi serotonin (senyawa yang dapat memicu rasa senang).

Pada umumnya, setelah melahirkan, ibu-ibu cenderung memiliki perasaan yang membuat mereka kurang bahagia seperti khawatir sehingga dapat menurunkan serotonin. Oleh karena itu, untuk menjaga kondisi mental, susu kedelai dapat dikonsumsi.

  1. Mempercepat penyembuhan luka

Tidak sedikit ibu menyusui yang mengalami luka setelah melahirkan. Contoh luka yang terjadi adalah puting yang lecet. Karena susu kedelai mengandung protein, susu tersebut dapat mempercepat penyembuhan luka yang dialami ibu menyusui. Protein menyembuhkan luka dengan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan membentuk kolagen sehingga kulit tampak normal. 

  1. Mengatasi anemia

Susu kedelai mengandung vitamin B12 sehingga bermanfaat dalam mencegah anemia. Anemia terjadi karena kerusakan membran sel darah merah. Anemia juga disertai dengan tanda-tanda berupa pucat dan kelelahan.

  1. Mengurangi risiko diabetes

Susu kedelai mengandung lemak tak jenuh sehingga dapat mengurangi risiko diabetes.

Jika Susu Kedelai Dikonsumsi Secara Berlebihan

Walaupun dapat memberikan berbagai manfaat, Anda juga perlu pahami bahwa susu kedelai dapat menimbulkan kondisi berikut jika dikonsumsi secara berlebihan:

  • Menghambat penyerapan mineral seperti kalsium.
  • Masalah reproduksi.

Cara Lain Untuk Menjaga Kesehatan Selama Tahap Menyusui

Jika Anda ingin menjaga kesehatan selama memasuki tahap menyusui, Anda sebaiknya juga menerapkan cara-cara lain seperti mengkonsumsi makanan yang sehat dan beristirahat yang cukup.

Kesimpulan

Khasiat susu kedelai dapat membantu ibu menyusui menjaga kesehatan. Meskipun demikian, Anda juga sebaiknya terapkan cara lain seperti mengkonsumsi makanan sehat dan jangan mengkonsumsi susu kedelai secara berlebihan. Untuk informasi lebih lanjut tentang susu kedelai atau tahap menyusui, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Hidup Sehat

Mengenal Perbedaan Probiotik dan Prebiotik

Mengenal Perbedaan Probiotik dan Prebiotik

Ketika mendengar istilah probiotik atau prebiotik, apa yang terlintas di pikiran Anda? Kebanyakan orang akan langsung berpikir bahwa kedua istilah tersebut merujuk ke satu hal yang sama. Di mana dalam tiap kemasan makanan atau minuman, tidak jarang ditemukan istilah probiotik dan prebiotik yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan. 

Namun sebenarnya, ada perbedaan probiotik dan prebiotik yang amat krusial. Perbedaan bukan mengarah pada manfaat keduanya yang berperan baik untuk sistem pencernaan Anda. Perbedaan probiotik dan prebiotik justru lebih merujuk ke sumber dan sifat dari keduanya. 

Untuk mengenali perbedaan probiotik dan prebiotik, mau tidak mau Anda harus mengerti dahulu apa sebenarnya kedua istilah tersebut. Dengan demikian, Anda pun bisa mendapati perbedaan mendasar antara probiotik dan prebiotik. 

Probiotik 

Probiotik sejatinya adalah istilah untuk bakteri maupun jamur yang baik dan tidak mengganggu kesehatan Anda. Sebaliknya, bakteri dan jamur yang tergolong sebagai probiotik mampu menjaga kesehatan sistem pencernaan. 

Dengan adanya probiotik, keberadaan maupun kadar bakteri yang jahat bisa ditekan sehingga tidak membahayakan kesehatan. Daya tahan tubuh pun bisa meningkatkan karena keberadaanya. Probiotik juga mampu menggantikan bakteri-bakteri baik lainnya yang diperlukan tubuh, yang mungkin mati karena penggunaan antibiotik. 

Beberapa penyakit yang bisa dicegah dengan adanya probiotik pada tubuh Anda, antara lain diare dan  sembelit. Risiko penyakit di luar masalah pencernaan, seperti infeksi maupun alergi, juga dapat diminimalkan dengan adanya probiotik sebab daya tahan tubuh Anda terjaga. 

Bakteri maupun jamur yang tergolong sebagai probiotik sangat beragam. Namun saat ini, setidaknya ada tiga jenis mikroba yang kerap digunakan sebagai probiotik tambahan dari luar. Pertama adalah lactobacillus yang biasa ditemukan dalam makanan fermentasi. Kedua adalah bifidobacterium yang umum ditemukan pada produk olahan susu dan bisa meredakan gejala irritable bowel syndrome. Lalu yang ketiga adalah saccharomyces boulardii yang biasa ditemukan dalam ragi dan ampuh melawan diare dan gangguan sistem pencernaan lain. 

Tubuh tiap orang sebenarnya telah memiliki kandungan probiotiknya sendiri. Akan tetapi, jumlah mikroba baik tersebut bisa saja terkikis karena kalah perang melawan bakteri jahat. Untuk menambahnya, Anda cukup mengonsumsi makanan-makanan yang mengandung organisme hidup yang tergolong sehat untuk usus. 

Bahan alami yang langsung mengandung probiotik hampir dipastikan tidak ada. Inilah yang menjadi perbedaan probiotik dan prebiotik yang paling mendasar. Probiotik baru ada pada makanan atau minuman yang mengalami pengolahan sehingga memungkinkan mikroba masuk ke dalamnya. Karena itulah, sumber-sumber probiotik lebih mengarah pada makanan fermentasi maupun produk olahan susu. Yogurt, susu UHT, tempe, tahu, maupun roti merupakan contoh makanan dan minuman yang memiliki kandungan probiotik tinggi. 

Prebiotik 

Jika probiotik mengarah pada organisme hidup yang mampu memberikan efek baik untuk sistem pencernaan, prebiotik justru hanyalah zat umum yang biasa terkandung dalam makanan. Zat-zat ini justru tidak mampu dicerna oleh usus, namun bisa menstimulasi pertumbuhan jumlah probiotik pada tubuh Anda. 

Secara sederhana, prebiotik tak lain merupakan makanan bagi probiotik yang ada pada sistem pencernaan. Semakin banyak jumlah prebiotik, semakin besar pula kesempatan probiotik untuk berkembang biak dan memberi manfaat bagi tubuh Anda.  Zat-zat yang tergolong sebagai prebiotic, di antaranya inulin, oligosakarida, oligofruktosa, dan galaktooligosakarida.

Tidak sulit untuk mendapatkan prebiotik pada makanan atau minuman yang Anda konsumsi sehari-hari. Setiap makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat umumnya memiliki kandungan prebiotik yang cukup tinggi. Karena itu pada saat Anda makan berbagai sayur, kacang-kacangan, bahkan bawang-bawangan; secara tidak langsung Anda juga menyerap prebiotik yang ada di dalamnya. 

*** 

Sudah paham bukan perbedaan probiotik dan prebiotik? Nyatanya meski tak sama, keduanya saling mendukung dan mampu menghasilkan manfaat yang baik bagi tubuh.

bayi & menyusui, Kehamilan

Ibu Menyusui Minum Soda, Bagaimana Efeknya Terhadap Bayi?

Ketika seorang ibu memasuki tahap menyusui, ada berbagai tantangan yang perlu diperhatikan, salah satunya termasuk apa yang sebaiknya dikonsumsi dan tidak selama menjalani masa tersebut. Ibu menyusui minum soda merupakan salah satu topik yang paling banyak dibicarakan oleh perempuan ketika mereka menjalani tahap tersebut. Sebagian dari mereka berpikir bahwa mengkonsumsi soda bisa mempengaruhi ASI (air susu ibu) mereka.

Batasan Penggunaan Soda

Sebagian orang berpikir bahwa kafein yang ada pada soda mudah diserap ke dalam ASI. Sebuah penelitian yang dirilis melalui jurnal Drugs and Lactation Database menyatakan tidak ada salahnya jika ibu menyusui minum soda, namun mereka perlu batasi penggunaan minuman tersebut. Jumlah yang diperbolehkan adalah 300 hingga 500 mg per hari. Dengan kata lain, jumlah maksimal yang diperbolehkan adalah 3 kaleng per hari.

Menurut American Academy of Pediatrics, kafein yang ada pada soda hanya diserap kurang dari 1 persen dari total yang ibu menyusui konsumsi. Meskipun demikian, bayi lebih sensitif terhadap kafein, terutama jika bayi tersebut adalah bayi prematur dan bayi yang baru lahir.

Risiko Pada Bayi

Pada awalnya, tubuh bayi belum mampu memetabolisme kafein yang masuk ke tubuh mereka melalui ASI yang dikonsumsi. Jika ibu menyusui mengkonsumsi soda, berikut adalah risiko yang terjadi pada bayi mereka:

  1. Masalah pencernaan

Karena bayi sensitif terhadap kafein, mereka bisa mengalami gangguan pencernaan seperti perut kembung.

  1. Anemia

Anemia bisa dialami bayi karena ibu menyusui mengkonsumsi soda yang memiliki kandungan kafein dimana minuman tersebut memiliki takaran lebih dari 450 mL.

  1. Kualitas tidur

Kandungan kafein juga bisa memicu penurunan kualitas tidur seperti susah tidur. Hal tersebut akan membuat bayi rewel.

Risiko Pada Ibu Menyusui

Jika ibu menyusui mengkonsumsi soda secara berlebihan dan dalam jangka panjang, mereka bisa mengalami risiko sebagai berikut:

  1. Masalah ginjal

Karena soda mengandung pemanis buatan, soda bisa memicu penurunan fungsi ginjal.

  1. Masalah tulang

Soda juga bisa menghambat penyerapan kalsium dalam tubuh. Hal tersebut akan meningkatkan risiko osteoporosis.

  1. Diabetes

Soda mengandung fruktosa sehingga bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2.

  1. Kanker

Soda yang mengandung pewarna karamel memiliki sifat karsinogenik. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko kanker.

  1. Gangguan metabolik

Soda juga bisa memicu gangguan metabolik pada tubuh, karena soda memiliki kadar gula yang tinggi.

Penyebab Perut Bayi Kembung

Meskipun tidak ada bukti yang efektif tentang soda yang bisa membuat perut bayi kembung, kondisi seperti ini perlu diwaspadai, karena soda bisa lebih berpotensi menimbulkan risiko pada pencernaan bayi.

Selain itu, berikut adalah faktor penyebab perut bayi kembung:

  • Udara yang masuk ke saluran pencernaan bayi.
  • Kesalahan pada posisi puting dan mulut bayi sehingga udara masuk ke dalam mulut bayi dengan lebih mudah.
  • Menangis sehingga membuat lebih banyak udara masuk ke dalam pencernaan bayi.
  • Bayi mengkonsumsi makanan baru seperti MPASI (makanan pendamping ASI yang diberikan saat usia bayi mencapai 6 bulan).
  • Masalah pencernaan seperti sembelit.

Jika Kondisi Bayi Memburuk

Jika kondisi bayi Anda memburuk, Anda sebaiknya hubungi dokter. Sebelum bertemu dengan dokter, Anda bisa mempersiapkan diri dengan beberapa hal di bawah:

  • Daftar pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi yang terjadi pada bayi Anda.
  • Daftar gejala yang dialami bayi Anda.
  • Informasi tentang kebiasaan yang Anda lakukan terhadap diri dan bayi Anda seperti posisi menyusui.

Ketika Anda bertemu dengan dokter, dokter perlu mengetahui kondisi bayi Anda dengan menanyakan pertanyaan seperti:

  • Kapan gejala yang dialami bayi Anda terjadi?
  • Berapa lama kondisi tersebut terjadi?
  • Bagaimanakah posisi ketika Anda memberikan ASI pada bayi Anda?

Setelah mengetahui kondisi bayi Anda, dokter akan menentukan pengobatan untuk mengatasi kondisi tersebut. Selain itu, Anda juga diminta untuk melakukan cara-cara yang dapat memastikan kesehatan bayi Anda seperti pembatasan penggunaan soda.

Kesimpulan

Penelitian memperbolehkan ibu menyusui minum soda, namun tidak dalam jumlah yang berlebihan. Selain itu, selama menyusui, posisi puting dan bayi Anda juga perlu diterapkan dengan baik supaya dapat menghindari risiko pencernaan pada bayi Anda. Untuk informasi lebih lanjut tentang soda atau tahap menyusui, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter.

Hidup Sehat

Kandungan yang ada di Chia Seed

Chia seed menjadi bahan perbincangan banyak orang di kalangan pecinta makanan organik, meski memiliki bentuk yang kecil. Bahan makanan ini memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh karena kandungan chia seed yang banyak nutrisi. Terlebih bagi seseorang yang ingin menurunkan berat badan, chia seed sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi.

Bahan makanan ini merupakan jenis biji-bijian yang berasal dari tanaman Slavia hispanica L yang tumbuh di Meksiko dan Amerika Serikat. Meskipun saat ini tumbuhan tersebut sudah masuk ke Indonesia dan termasuk dalam salah satu makanan organik favorit banyak orang. Selain memiliki rasa hambar, untuk mengonsumsinya perlu direndam ke cairan atau air selama beberapa menit.

Kandungan Chia Seed

Makanan ini mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi tubuh, seperti asam lemak omega 3, serat, antioksidan dan mineral. Dalam satu porsi makanan ini atau sekitar 30 gram mengandung 138 kalori, 9 gram lemak yang sebagian besar berupa lemak tidak jenuh atau lemak sehat, 10 gram serat dan 6 gram protein.

Tak hanya itu, kelebihan lain chia seed yakni tidak mengandung gluten dan kaya akan antioksidan, selain itu yang perlu diperhatikan dari makanan ini adalah adanya asam lemak omega 3 yang bermanfaat bagi tubuh. Perlu dipahami beberapa manfaat yang diberikan asam lemak omega 3 seperti berikut ini.

  • Menurunkan trigliserid dan kolesterol yang membantu menurunkan tekanan darah hingga mencegah penyakit jantung.
  • Membantu tubuh mengatasi adanya radang, terutama rasa sakit yang muncul karena peradangan dan mencegah dampak berbahaya lain.
  • Membantu melindungi jantung atau disebut juga bersifat kardioprotektif dan melindungi liver atau hepatoprotektif.
  • Membantu tubuh mengatasi diabetes, melindungi tubuh dari kondisi radang persendian, auto immune disease hingga kanker.

Kandungan serat dan asam lemak omega 3 dalam chia seed sangat tinggi, hasil sebuah penelitian menunjukkan jika kedua zat ini membantu mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Meskipun mekanisme dari masing-masing manfaat asam lemak omega 3 ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Dalam pemberitaan media menyebutkan jika konsumsi chia seed bermanfaat dalam menahan rasa lapar, menyeimbangkan gula darah, memperbaiki kondisi jantung, menurunkan kolesterol,. Trigliserida, tekanan darah dan membantu menurunkan berat badan. Konsumsi chia seed sebanyak 50 gram per hari selama 12 minggu tidak ada pengaruhnya pada massa tubuh.

Cara Konsumsi Chia Seed

Konsumsi bahan makanan ini bisa langsung dimakan mentah atau dicampurkan ke dalam masakan, banyak yang menilai jika rasa chia seed ini mirip seperti kacang. Sangat cocok digunakan baik dalam masakan manis maupun masakan gurih, chia seed juga bisa ditaburkan pada sereal, salad atau nasi dan bisa ditambahkan pada smoothies.

Bagi penyuka vegetarian dan yang memiliki alergi telur, bahan makanan ini juga dapat digunakan sebagai pengganti telur ketika membuat adonan kue. Cara melakukannya juga mudah, campurkan satu sendok teh chia seed dengan dua sendok makan air, campuran kedua bahan ini bisa untuk menggantikan satu butir telur.

Meskipun kandungan chia seed memiliki banyak nutrisi namun harus dipahami bahwa dosis konsumsi makanan ini dipengaruhi usia dan kondisi kesehatan yang ada. Hingga kini belum ada informasi ilmiah yang bisa dijadikan pedoman pasti akan berapa banyak jumlah chia seed yang boleh dikonsumsi, di tahun 2008 US Dietary Guidelines merekomendasi tidak boleh melebihi 48g/hari.

Kehamilan

Mengenal Chloasma Gravidarum, Bercak pada Kulit Saat Masa Kehamilan

Mengenal Chloasma Gravidarum, Bercak pada Kulit Saat Masa Kehamilan

Sebagian ibu hamil akan merasakan banyak perubahan saat mengandung, salah satunya adalah muncul bercak kecoklatan pada kulit. Bercak kecoklatan ini adalah chloasma gravidarum atau juga biasa disebut sebagai melasma. Hal ini dialami oleh 50 hingga 70 % ibu hamil dan biasanya kondisi ini tidak membahayakan.

Biasanya melasma muncul pada bagian dahi, hidung, pipi, dan bibir atas sehingga dapat menyerupai topeng. Bagi kulit yang sudah berpigmen seperti puting susu, bekas luka, serta kulit alat kelami mungkin akan menjadi lebih gelap saat kehamilan. 

Penyebab Munculnya Chloasma Gravidarum

Pemicu munculnya chloasma gravidarum adalah produksi melanin pada tubuh ibu hamil meningkat. Melanin adalah pigmen yang memberi warna pada tubuh. Peningkatan melanin ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  1. Perubahan hormon

Pada saat kehamilan banyak perubahan yang terjadi pada tubuh, salah satunya adalah kadar hormon yang naik turun tidak seimbang.

Pemicu munculnya chloasma gravidarum adalah kenaikan hormon estrogen yang membuat produksi melanin di dalam tubuh ibu hamil meningkat. Selain itu, kadar hormon progesteron pada tubuh juga akan bertambah saat kadar estrogen naik drastis.

Hormon progesteron yang naik akan menyebabkan kenaikan produksi melanin. Pada area perut akan menimbulkan terbentuknya linea nigra, garis di tengah perut yang berwarna kecoklatan,

  1. Paparan sinar matahari

Ketika terkena paparan sinar matahari, ibu hamil akan memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami chloasma gravidarum. Kulit yang menyerap sinar ultraviolet pada matahari memicu melanosit di tubuh sehingga memproduksi melanin dalam jumlah yang lebih banyak.

  1. Keturunan

Jika orang tua Anda memiliki melasma, maka risiko Anda untuk memiliki melasma juga akan meningkat. Orang dengan kulit gelap biasanya lebih banyak yang mengalami kondisi ini dikarenakan sel-sel yang memproduksi pigmen pada tubuhnya lebih aktif.

Tips memudarkan chloasma gravidarum

Melasma bukan kondisi yang membahayakan, namun bagi sebagian orang hal ini terasa mengganggu. 

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membantu memudarkan chloasma gravidarum adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan pelindung matahari

Paparan sinar ultraviolet pada matahari akan memicu melasma. Untuk mengatasi ini, Anda perlu menggunakan tabir surya dengan SPF 30 atau lebih tinggi.

Penggunaan tabir surya dapat dilakukan secara teratur setiap hari dan ulangi pemakaian beberapa kali dalam sehari.

  • Tidak melakukan wax

Menghilangkan rambut pada kulit dengan melakukan wax dapat menyebabkan peradangan kulit. Jika Anda melakukan wax, hal ini dapat memperburuk melasma, terutama pada bagian tubuh yang dipengaruhi perubahan pigmen.

  • Menyamarkan dengan make up

Jika Anda ingin keluar dan merasa bercak coklat pada tubuh dapat mengganggu, tutuplah dengan menggunakan riasan yang senada dengan warna kulit. 

Namun, yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil adalah kandungan pada riasan yang digunakan. Pastikan Anda memilih make up yang  bertuliskan non-comedogenic dan hypoallergenic pada kemasannya. Selain itu, jangan menggunakan produk yang mengandung pemutih kulit saat sedang hamil.

  • Menggunakan produk perawatan yang sesuai untuk kulit sensitif

Pada saat hamil, pastikan Anda menggunakan produk perawatan kulit yang aman dan sesuai. Zat kimia yang diserap kulit dapat mempengaruhi kondisi janin dan beberapa diantaranya juga memiliki risiko untuk memperparah chloasma gravidarum

  • Mengkonsumsi vitamin B9

Beberapa vitamin yang dapat dikonsumsi selama kehamilan adalah vitamin B9 atau folat. Vitamin ini dapat mendukung perkembangan jamin dan membantu memudarkan melasma.

Apakah Chloasma Gravidarum Saat Hamil Dapat Dicegah?

Munculnya bercak coklat pada kulit saat sedang hamil disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon pada tubuh. Kadar hormon di dalam tubuh yang cenderung naik turun menyulitkan untuk mencegah munculnya melasma.

Untuk memudarkan atau mencegah bercak coklat pada kulit, Anda dapat mengikuti langkah-langkah yang telah disebutkan di atas. Apabila Anda ingin mengetahui lebih banyak mengenai kondisi tubuh saat kehamilan, Anda dapat berkonsultasi secara langsung kepada dokter.

Hidup Sehat

Mengenal Terapi Bach Flower Remedies

Mengenal Terapi Bach Flower Remedies

Anda pasti sudah banyak mendengar berbagai macam pilihan terapi, tapi bagaimana dengan Bach flower remedies? Bach flower remedies adalah pengobatan alternatif atau pelengkap yang digunakan untuk masalah emosional dan rasa sakit. Pengobatan ini terbuat dari ekstrak encer dari bunga tumbuhan liar.

Edward Bach, seorang dokter medis dan ahli homeopati, menciptakan pengobatan ini pada awal tahun 1900-an. Homeopathy adalah kepercayaan bahwa tubuh dapat menyembuhkan dirinya sendiri. Ia menggunakan sejumlah kecil zat alami seperti tumbuhan dan mineral untuk merawat tubuh atau pikiran. Ide di balik Bach flower remedies mirip dengan homeopathy, tetapi mereka menggunakan lebih sedikit bahan dan tidak bekerja secara langsung pada gejala fisik, melainkan pada emosi.

Bach percaya bahwa menyembuhkan emosi negatif membantu tubuh menyembuhkan dirinya sendiri. Sistemnya berisi 38 solusi yang masing-masing menangani emosi negatif tertentu. Emosi dikelompokkan menjadi tujuh penyebab psikologis umum penyakit, yaitu:

  • Takut
  • Ketidakpastian
  • Kurangnya minat dalam keadaan sekarang
  • Kesendirian
  • Terlalu peka terhadap pengaruh dan ide
  • Kesedihan atau keputusasaan
  • Merawat orang lain dengan mengorbankan diri sendiri

Bach flower remedies biasanya berupa cairan dalam botol penetes. Anda bisa menjatuhkan obat ke lidah Anda atau mencampurkannya ke dalam segelas air untuk diminum. Dosisnya bervariasi, tetapi kebanyakan orang minum beberapa tetes beberapa kali sehari. Beberapa obat juga ditemukan sebagai pil, semprotan, krim kulit, dan garam mandi.

Untuk menggunakan Bach flower remedies, Anda harus pilih obat bunga sesuai dengan masalah emosional atau masalah yang menjadi akar masalah Anda. Anda dapat memilih satu pengobatan atau mencampurkan beberapa.

Anda dapat membelinya di toko makanan kesehatan atau bekerjasama dengan spesialis atau seseorang yang terlatih untuk menggunakannya. Ada juga obat kombinasi yang dikembangkan oleh Bach sendiri yang biasa digunakan orang-orang untuk membantu tetap tenang dalam situasi stres.

Banyak orang telah menggunakan Bach flower remedies untuk berbagai kondisi, termasuk kecemasan, depresi, stres, trauma emosional dan fisik, kanker, dan HIV. Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas pengobatan ini untuk berbagai penyakit.

Hasilnya beragam ketika menyangkut apakah mereka membantu masalah emosional atau rasa sakit. Tampaknya membuat beberapa orang merasa lebih baik, tetapi tidak jelas apakah ini akibat dari efek plasebo atau bukan. Efek plasebo sendiri artinya sesuatu yang membantu karena orang mengharapkannya hal tersebut berhasil.

Penelitian telah menemukan bahwa Bach flower remedies termasuk pengobatan yang aman. Beberapa pengobatannya mungkin mengandung sedikit alkohol, jadi Anda disarankan untuk periksa label jika Anda ingin menghindarinya.

Anda juga disarankan untuk jangan melakukan Bach flower remedies sebagai pengganti obat yang diresepkan. Beritahu dokter Anda jika Anda memiliki masalah dan konsultasikan pilihan Anda terlebih dahulu.

Kesehatan Gigi

D-Arts Dental, Klinik Dokter Gigi di Surabaya Terbaik

Di jaman dahulu sekitar sepuluh atau lima belas tahun yang lalu banyak orang mungkin merasa takut untuk pergi ke dokter gigi. Terutama bagi anak-anak, mereka akan selalu mencari alasan untuk bisa terhindar tidak pergi ke dokter gigi meskipun hingga saat ini sudah banyak klinik terpercaya untuk melakukan perawatan gigi termasuk salah satunya dokter gigi di Surabaya.

Seiring berkembangnya zaman, banyak orang yang kini justru datang ke dokter gigi atau spesialis gigi meskipun tidak sedang sakit gigi. Salah satu tujuan mereka adalah untuk merapikan gigi agar lebih bagus dan tentunya untuk menjaga kesehatan. Karena tak dipungkiri jika gigi bersih dan teratur berdampak pada penampilan menarik seseorang, baik itu perempuan maupun laki-laki.

Dokter Gigi di Surabaya Terbaik

Di Surabaya kini telah hadir klinik spesialis gigi di Surabaya yang sangat direkomendasikan dalam perawatan gigi. D-Arts Dental hadir menawarkan berbagai macam pelayanan, mulai dari ortodonti, veneer, bleaching hingga perawatan gigi untuk anak-anak. One stop solution menjadi konsep yang diusung oleh klinik ini.

Memiliki berbagai spesialis, tempat ini menyediakan perawatan satu pasien yang akan dilayani oleh tiga orang dokter secara langsung. Putu Indra drg.So,Ort merupakan salah seorang spesialis ortodonti yang telah menjadi pembicara studi kasus di forum spesiali orto Asia-Pasific. Berfokus pada advanced orthodontic treatment yang berkesinambungan dengan teknologi IT.

Menciptakan rancangan perawatan yang lebih terkontrol dan terprediksi, kondisi pasien terlebih dahulu akan diperiksa guna mengetahui perawatan apa yang tepat untuk mereka sebelum ditangani oleh dokter. Putu Indra juga memastikan bahwa semua pasien akan mendapatkan pelayanan dan pengobatan terbaik dari D-Arts Dental Clinic.

Selain pelayanan lengkap, klinik ini juga memiliki peralatan yang lengkap yang salah satunya alat ortodonti cekat atau yang biasa disebut dengan behel oleh masyarakat umum dengan fungsi untuk harmonisasi gigi dan rahang. Dokter spesialis orto juga dituntut untuk menyelaraskan kontak gigi atas dan bawah, serta memperbaiki posisi rahang dan mengurangi gummy smile.

Veneer Perawatan

Veneer gigi adalah lapisan tipis material yang ditempel permanen di permukaan gigi, artian mudahnya seperti pemasangan kuku palsu namun dilakukan di gigi. Pemasangan veneer ini memiliki beberapa tujuan, seperti menutupi warna gigi yang kuning hingga tampak menjadi lebih putih dan menutup renggang antara dua gigi.

Terdapat dua veneer yang bisa digunakan oleh pasien dalam perawatan gigi yakni Direct Veneer atau composite veneer dan Indirect Veneer atau porcelain veneer. Putu Indra menjelaskan jika pemasangan veneer ini tak hanya membuat gigi agar sehat tetapi juga membuat gigi semakin terlihat putih.

Putu Indra juga menegaskan apabila jika veneer ini bukan merupakan estetika melainkan sebuah perawatan untuk gigi. Meskipun jika pasien ingin mendapatkan gigi putih bisa dengan memilih perawatan bleaching. Perawatan ini dilakukan dengan dua cara, yakni menggunakan sinar dan tidak menggunakan sinar.

Lebih direkomendasikan untuk memilih perawatan sinar karena diklaim lebih efektif ketimbang perawatan non sinar. Proses perawatan bleaching ini juga termasuk singkat dan tidak membutuhkan banyak waktu, maksimal empat kali selama 15 menit. D-Arts Dental klinik dokter gigi di Surabaya juga memiliki beberapa perawatan lain untuk memaksimalkan kesehatan gigi pasien.

Seperti Penyempurnaan Cepat Keindahan Gigi, Pengendalian Rasa Sakit, Odontectomy atau pencabutan gigi, Dental X-Ray, Kiddy Dental Care, Perawatan Gigi Selama Kehamilan dan Nafas Segar.